22 August 2019

Rizal Ramli 'Sentil' Surya Paloh dan Mendag Enggar soal Impor Pangan

KONFRONTASI- Mantan Menko Ekuin yang juga Ekonom  senior Rizal Ramli mengkritik Ketum Nasdem Surya Paloh yang Mendagnya dari Nasdem Enggartiasto sangat banyak mengimpor pangan (garam,gula,beras dll ) yang makin merusak ekonomi, rupiah dan kaum petani.

''Saya minta Pak  Jokowi putuskan sikap terhadap Surya Paloh Nasdem karena sudah kelewatan cari komisi/rente ekonomi dengan mengimpor pangan yang jelas mengorbankan rakyat/kaum tani,'' tutur RR..

RR menyebut kurs rupiah tembus 15.000/dolar AS itu baru permulaan  dan bisa  merosot lebih dalam lagi sampai Rp17.000/dolar AS kalau pemerintah tidak punya terobosan dan tidak hati-hati.

'Kemerosotan ekonomi ini sangat mengkhawatirkan dirinya, bahkan dia menyebut ekonomi sudah lampu kuning setengah merah.

Rizal Ramli menjelaskan kondisi ekonomi yang mengkhawatirkan itu dalam dialog di Kompas TV semalam bersama petinggi KEIN Arif Budimanta.  Menurut RR, merosotnya rupiah sebagai gejala krisis ekonomi  itu bisa dilihat dari berbagai faktor, seperti neraca perdagangan yang selalu defisit. Pada Mei 2018 misalnya kembali terjadi defisit sebesar US$ 1,52 miliar.

"Lalu, transaksi berjalan dan keseimbangan primer  juga  negatif sehingga berbahaya," tutur mantan Menko Kemaritiman era Jokowi itu.

"Karena adanya kekhawatiran, sekarang ekonomi sudah lampu setengah merah. Kalau tidak hati-hati ini bisa jadi krisis kembali, namun kini kondisinya lebih rawan karena  Indonesia tak punya bantalan ekonomi seperti 1997/98 dimana kita masih ekspor minyak mentah 1,1 juta barel per hari, masih ada ekpor coklat, kopi dan hasil bumi lainnya," tambah Rizal.

Selain itu indikator ekonomi lain yang juga dilihatnya semakin memburuk seperti nilai tukar rupiah yang terus anjlok hingga daya beli masyarakat yang tak kunjung membaik. Menurutnya kondisi itu dipantau investor asing dan pasar global. Alhasil banyak investor yang khawatir yang kemudian menarik dananya dari pasar modal Indonesia.
"Meskipun Menkeu (Menteri Keuangan) dan petinggi ekuin lainnya menyerahkan laporan ke Presiden bahwa kita surplus. Bilang ekonomi kita baik-baik saja. Padahal investor asing itu pintar-pintar. Dia bisa menganalisa dari CDS (Credit Default Swap) negara kita dari komputernya," tutur Rizal

(GG)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...