20 August 2019

Rizal Ramli Minta Dua Capres (Jokowi dan Prabowo) Mampu Tumbuhkan Ekonomi 8% agar Upah Buruh Naik dan Banyak Lapangan Kerja

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Ekonom senior yang juga  Mantan Menteri Koordinator Perekenomian Rizal Ramli berharap kedua calon presiden RI yang berlaga di Pemilu 2019 bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen.

"Nah kalau delapan persen maka upah buruh pasti naik, lapangan kerja pasti lebih banyak. Negara lain dulu bisa 10 persen, kita juga harus bisa," katanya di Bandung, Kamis malam.

Ketika ditanyakan tentang dukungan dirinya kepada dua pasangan capres-cawapres, Rizal mengatakan saat ini bukan waktu yang tepat dan masih terlalu cepat untuk dirinya menyatakan dukungan.

"Jangan cepat-cepat, karena kita ingin menu nya ini lebih baik buat rakyat Indonesia. Jadi jangan hanya menawarkan tahu, tempe, tapi menu yang lebih bagus lah," katanya.

Selain itu, ia juga berharap kedua calon presiden dapar menawarkan solusi bagi sektor ekonomi Indonesia saat ini agar lebih baik lagi.

"Jadi kedua calon presiden ini kita dorong untuk menawarkan menu, daging di meja makan, ikan, ayam, pake dessert," katanya.

Ia mengatakan agar kedua capres tersebut bisa merealisasikan harapannya maka hal itu bisa diwujudkan dengan kedaulatan pangan. 

Ini harapan Rizal Ramli untuk kedua capres

Menurut dia, dengan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang berlimpah, Indonesia seharusnya mampu berdaulat dalam sektor pangan. 

"Seharusnya kita itu eksportir pangan di Asia. Tapi, hari ini kita importir segala macam yang paling gede. Gula paling gede di dunia, beras, jagung, segala macam paling besar di dunia," ujar dia.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Selasa, 20 Aug 2019 - 14:26
Selasa, 20 Aug 2019 - 14:23
Selasa, 20 Aug 2019 - 14:09
Selasa, 20 Aug 2019 - 11:03
Selasa, 20 Aug 2019 - 10:59
Selasa, 20 Aug 2019 - 10:55
Selasa, 20 Aug 2019 - 10:52
Selasa, 20 Aug 2019 - 10:47
Selasa, 20 Aug 2019 - 10:41
Selasa, 20 Aug 2019 - 10:36
Selasa, 20 Aug 2019 - 10:32
Selasa, 20 Aug 2019 - 10:29