18 November 2019

Rest Area Sarolangun, Jambi Terbengkalai, Pemudik Kecewa

KONFRONTASI -   Bangunan gedung Rest Area di Dusun Kudus, Kelurahan Limbur Tembesi, Kabupaten Sarolangun, Jambi, hingga saat ini belum juga bisa dimanfaatkan masyarakat.

Seperti dikutip dari Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), gedung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun tersebut terbengkalai sudah bertahun-tahun lamanya.

Rudi salah satu pemudik asal Padang yang melintas di Kabupaten Sarolangun, saat bertemu dengan harian ini sangat menyayangkan tidak dibenahinya rest area tersebut. Padahal, saat seperti ini (lebaran,red) rest area sangat dibutuhkan oleh pemudik untuk tempat beristirahat.

"Sangat disayangkan kalau gedung ini tidak dipelihara oleh pemerintah setempat. Padahal, lokasi dan bangunan sudah ada, tinggal merehap saja. Kan bisa bantu masyarakat yang melintas kalau bangunannya difungsikan,"paparnya.

Hal senada juga disampaikan Arfan pemudik asal Lubuk Linggau yang mengatakan, kurang pekanya pemerintah terhadap asset yang dimiliki. Sebab, dari penilaiannya, lokasi rest area Sarolangun sangat luas dan strategis.

"Kalau dilihat dari bangunannya, rest area ini sepertinya cukup luas dan strategis. Dan kalau dirawat pemda setempat, pasti akan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," terangnya.

Terpisah, Alex salah satu warga setempat mengatakan, bahwa sejak awal dibangun, rest area tidak difungsikan. Bahkan, menurutnya Pemkab Sarolangun terkesan melakukan pembiaran terhadap gedung tersebut.

"Kalau dak salah, sejak dibangun 2012 lalu gedung ini dibiarkan dan tidak dirawat lagi. Lihat sendiri lah, rumput nya saja tidak dibersihkan sehingga seperti rumah hantu. Padahal kami selaku masyarakat disini sangat mendukung dengan adanya rest area ini, karna memang bisa membantu perekonomian masyarakat,"tutupnya. Untuk diketahui, rest area yang berada di Dusun Kudus, Kelurahan Limbur Tembesi, Kabupaten Sarolangun tersebut dibangun menggunakan dana APBD Murni tahun 2012 lalu.

Dan tercatat di LPSE Sarolangun nomor : 02/ Pokja/ Fis- CK /DPU/2012, untuk pembangunan sarana dan prasaran rest area sebesar Rp1,99 miliar yang diperuntukkan pertamanan dan perawatan. Sementara hingga saat ini bangunan sarana prasarana serta taman tidak terlihat lagi. (Juft/JPNN)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...