27 May 2017

Prabowo: Budaya Bohong, Menyogok, Angkuh, Intimidasi Saat Ini Merajalela

KONFRONTASI - Prabowo Subianto berpidato dengan semangat membara saat memberi sambutan dalam acara syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) bersama 300 anak yatim. Prabowo menegaskan bahwa KMP adalah benteng terakhir penjaga kedaulatan bangsa dan negara.

"Saya hanya ingin mengucapkan rasa bangga saya bagian dari KMP. Saya selalu ingat apa yang disampaikan Pak Amien Rais, KMP telah menjelma jadi benteng terakhir dari kedaulatan bangsa dan negara," kata Prabowo di Masjid Al Bakrie, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (10/10/2014).

Menurut Prabowo, KMP selalu menjadi sasaran pembusukan. Dia merasa ada saja tuduhan yang mampir untuk KMP tiap harinya.

"Tiap hari kita dituduh tidak demokratis, tiap hari kita dituduh macam-macam, dituduh anti asing, dituduh mau mundur dari demokrasi. Padahal yang memperjuangkan demokrasi ini yang duduk di depan saya semua," kata Prabowo. Acara ini juga dihadiri oleh Amien Rais, Akbar Tandjung, Suryadharma Ali, Anies Matta dan Aburizal Bakrie.

"Mereka masuk penjara karena membela demokrasi. Saya tahu karena saya yang menjaga mereka waktu masuk penjara. Pancasila dan UUD 1945 itulah yang kita pertahankan. Kebenaran, keadilan dan kejujuran," tambah eks Danjen Kopassus ini.

Prabowo mengatakan KMP akan mengembalikan Indonesia ke jalan yang lurus. Menurutnya saat ini budaya yang berkembang di tanah air sudah sangat jauh dari nilai-nilai mulia.

"Ada budaya yang menonjol sekarang, budaya bohong, sogok-menyogok, intimidasi, angkuh. KMP tidak seperti itu. Biarlah mereka bicara apa, kita ada di jalan yang benar, di jalan yang lurus. Budaya sekarang mengagung-agungkan uang, menghormati karena uang. Saya bangga KMP bertahan dan kita benar-benar adalah benteng terakhir," pungkas ayah satu anak ini.(Juft/Dtk)

Category: 

loading...

Related Terms



News Feed

Loading...

Baja juga