25 February 2020

Polda Metro Jaya Kaji Temuan Ombudsman di Kasus Novel

Konfrontasi - Polda Metro Jaya (PMJ) masih mempelajari  temuan Ombudsman terkait dugaan malaadministrasi penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Polisi belum bisa menjawab banyak soal temuan ini.

"Dari kemarin kan (temuan) sudah diserahkan ke Polda Metro lagi dipelajari. Temuannya apa? Nanti akan dijawab dalam waktu 30 hari," kata Kadivhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 7 Desember 2018.

Sementara itu, dia menjelaskan polisi sudah menggunakan dua metode pendekatan dalam mengungkap kasus ini. Metode ini meliputi induktif dan deduktif.
 
"Dari induktif itu sudah kami lakukan, sudah turun ke TKP (tempat kejadian perkara). Dari PMJ, Mabes Polri, dan polres dan polsek sudah turun ke TKP saat kejadian. Sudah melakukan olah TKP melihat dari sana," ujar dia.
 
Dari sana, polisi sudah mendapatkan beberapa saksi dan barang bukti berikut siapa sosok yang dicurigai. Bahkan, sejumlah terduga sudah pernah diamankan polisi.

Ombudsman mengungkapkan sejumlah malaadministrasi terkait penyidikan kasus Novel dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP). Berkas itu kemudian diserahkan ke Polda Metro Jaya.

Dalam temuan Ombudsman, polisi dianggap tidak efektif dan efisien dalam menangani kasus Novel. Ombudsman menyoroti aspek penundaan berlarut penanganan perkara. (mtv/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...