22 March 2019

Pilpres 2019. Rizal Ramli: Swing voter mayoritas civil society akan menentukan siapa yang pemenang,

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Ekonom Rizal Ramli menilai kedua calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) belum menawarkan solusi konkret terkait permasalahan nasional. Hal tersebut membuat masyarakat madani bingung untuk menentukan pilihannya di pemilu presiden (pilpres) 2019. Namun Prabowo sekarang sudah deket dengan Jokowi, kurang dari satu digit. Yang menentukan swing voter, dan swing voter mayoritas civil society. Kalau mereka menentukan sikap, mereka lah yang menentukan siapa yang pemenang,

Hal itu dikatakan Menteri Koordinator bidang Perekonomian era Presiden Gus Dur ini. RR mengatakan di satu sisi masyarakat tidak suka kebijakan ekonomi Joko Widodo (Jokowi) selama menjabat presiden. Kinerja pemerintah tidak gemilang.

"Ekonomi mandeg di 5%, risiko makro ekonomi Indonesia makin tinggi, defisit neraca perdagangan paling besar selama 10 tahun, defisit transaksi berjalan paling tinggi selama 4,5 tahun," papar Rizal di Kota Bandung, Selasa (12/3).

Sementara, masyarakat madani juga memiliki ketakutan pada pasangan calon nomor urut 01, karena otoriter.  Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tadinya sempat dikhawatirkan, namun terbukti mau revisi UU ITE dan tidak akan represif seperti Jokowi. ''Tak usah  khawatir  dengan keterpilihan duo Gerindra yang  akan memperbaiki demokrasi di Indonesia,''ujar RR.

"Mereka, dalam tanda kutip,  sempat takut-takut sama Prabowo. Jangan-jangan otoriter, jangan-jangan tidak demokratis,‎ tapi ternyata justru Praowo-Sandi yang yang menawarkan revisi UU ITE, menjaga demokratis dan terbuka," katanya.

Lebih lanjut, dia katakan, saat ini juga posisi kedua paslon terpaut selisih suara yang sangat tipis, kurang dari satu digit. Sehingga peran sikap politik masyarakat madani atau civil society akan menjadi sangat vital dalam menentukan pemenang dari kontestasi politik akbar ini.

‎"Prabowo sekarang sudah deket dengan Jokowi, kurang dari satu digit. Yang menentukan swing voter, dan swing voter mayoritas civil society. Kalau mereka menentukan sikap, mereka lah yang menentukan siapa yang pemenang," pungkasnya.(FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...