12 November 2019

Pemudik Gunakan Bahu Jalan Tol, Ini Kata Menhub

Konfrontasi - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat untuk tidak berhenti di bahu jalan tol jika tidak dalam kondisi yang darurat. Sebab hal itu dapat membuat terjadinya kecelakaan dan menurunkan efektivitas lalu lintas di jalan tol.

“Kami semua secara intensif mengimbau masyarakat untuk tidak berhenti di bahu jalan tol, apabila tidak dalam kondisi darurat. Jika ingin beristirahat, mereka bisa keluar ke kota-kota terdekat di sepanjang jalur utara," ujar dia saat melakukan tinjauan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (9/6/2019).

Budi mengatakan, sejak Sabtu (8/6/2019) hingga Minggu (9/6/2019) menjadi puncak dari arus balik, di mana dari arah Yogyakarta dan Solo menjadi daerah yang terbanyak pemudik yang akan pulang kearah barat atau Jakarta.

Menurutnya, kemarin saja sudah terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan, yang masuk melalui Gerbang Tol Banyumanik, Semarang. Oleh karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada arus balik agar dapat merencanakan perjalanannya dengan baik.

“Katakanlah kita berangkat dari Solo dengan kondisi yang sudah cukup tidur atau istirahat. Di perjalanan bisa berhenti di Kendal atau Semarang untuk mengisi bensin hingga penuh. Kemudian melanjutkan perjalanan. Jika dalam perjalanan harus mengisi bensin atau istirahat, bisa keluar tol dan memanfaatkan kota-kota besar untuk mengisi bahan bakar dan istirahat agar lebih bugar atau bisa sekalian sambil berwisata, menikmati kuliner dan oleh-oleh seperti di Pekalongan, Tegal, atau Brebes,” papar dia.

Dia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Korlantas, PT Jasa Marga dan stakeholder terkait untuk menjadikan rest area di jalan tol sebagai fungsi emergency (darurat). "Kita sarankan sebagai salah satu langkah manajemen lalu lintas di jalan tol, rest area menjadi tempat berhenti emergency saja. Kalau memang harus mampir baru kesana," tambahnya.

Lebih lanjut, Budi Karya juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan di rest area ataupun jalan tol agar tidak ada sampah yang berserakan. Hal ini juga sejalan dengan penilaian Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono, di mana management kebijakan yang baik akan kurang berhasil jika tidak ada kesadaran prilaku dari masyarakat.

"Saya disini akan melihat dan mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki kedepannya. Manajemennya bagus, perilakunya tidak mengikuti, ya sama saja pasti ada yang kurang," ujarnya dalam kesempatan yang sama. (oke/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...