24 May 2017

Pemuda Muhammadiyah: Ahok Jangan Bikin Gaduh

KONFRONTASI - PP Pemuda Muhammadiyah menila sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok yang sering melempar kesalahan pada orang menunjukkan ketidakarifannya sebagai pemimpin. Misalnya, Ahok menyalahkan PLN, yang memutus aliran listrik di Waduk Pluit, sebagai penyebab banjir melanda Ibukota.

"Sebagai Gubernur semestinya beliau berkomunikasi dengan santun dan tidak membuat gaduh suasana. Seharusnya Ahok dengan 'gentleman' mangatakan bahwa banjir Jakarta adalah tanggungjawab dia sebagai gubernur," ucap Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup Andi Fajar Risti lewat keterangan pers yang diterima pagi ini (Sabtu, 14/2).

Dia menjelaskan, banjir Jakarta tidak bisa dilihat secara sepenggal-sepenggal dan penyelesaiannya juga tidak bisa sporadis. Banjir yang terjadi adalah akumulasi dari akibat pembangunan yang tidak ramah lingkungan. 

"Masalahnya sudah sangat kompleks, mulai dari tata ruang yang tidak ditaati dengan konsisten, tata kelola air, manajemen sampah yang buruk dan seterusnya," ungkap kandidat doktor Ilmu Pengetahuan Kehutanan Universitas Negeri Jakarta ini.

Sementara itu, sambung Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Pedri Kasman, Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat harus menanganinya secara komprehensif. 

"Tidak bisa sporadis apalagi emosional seperti yang dipertontonkan Ahok belakangan ini," tegas sarjana kehutanan jebolan Universitas Andalas ini.

Category: 

loading...


News Feed

Loading...