23 February 2017

Para Capres dan Cawapres Ditantang Berbicara di Revolusi Kesadaran

KONFRONTASI-Para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) diundang untuk menyampaikan gagasannya soal kesadaran bangsa. Pasalnya, hal ini dianggap menjadi hal yang penting untuk dibangkitkan demi kemajuan bangsa.

"Kita mengundang mereka, karena kita ingin Indonesia yang lebih baik. Banyak kearifan yang dimiliki bangsa ini kalau kita gali. Kita tidak harus mengambil dari luar," kata Ketua Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) Surya Susilo dalam konferensi pers di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (23/5).

FSAB bersama "Cara Baik Indonesia", pada Senin (25/5) akan mengadakan sarasehan yang bertajuk "Revolusi Kesadaran untuk Kebangkitan Nasional" di Gedung Nusantara IV Kompleks Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Jakarta. Acara itu rencananya akan dibuka oleh Ketua MPR RI.

Surya mengatakan, undangan sudah disampaikan dan diterima masing-masing pasangan capres. Meskipun, mereka sedang menunggu konfirmasi kepastian kehadiran.

Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) merupakan forum yang mewadahi anak-anak korban berbagai konflik masa lalu, yang digagas mulai tahun 2003.

"kita ingin capres cawapres tidak hanya siap untuk menang, tapi siap untuk kalah. Saya khawatir, kedua calon tidak siap untuk kalah, apalagi tim suksesnya," kata dia lagi.

Para pasangan capres diharapkan bisa berpikir ke depan dan memastikan bahwa perhelatan pemilu ini tidak akan menimbulkan potensi konflik. Poin yang juga diminta FSAB adalah jujur, adil dan santun. Pada era global saat ini diperlukan pemimpin yang tidak terbawa arus namun memahami kearifan lokal bangsa dan menunjukkannya dalam kepemimpinan.

"Saingannya itu bukan musuh, tapi mitra saing yang ingin membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik," katanya.(Wrh/BS)

Category: 

Berita Terkait

Baca juga


Loading...