22 August 2019

Meski Sangat Sibuk, Naila Novaranti Tetap Tampil di Islam Itu Indah TransTV

KONFRONTASI -  Meski sangat sibuk sebagai seorang wanita penerjun payung dan pelatih dunia dari Indonesia, yang harus bolak balik Indonesia ke berbagai negara eropa, Naila Novaranti masih mau menyempatkan diri di majelis Taklim Masjid An Nur di Jalan Angraini Raya 16, Semarang Jawa Tengah.
Naila Novaranti yang menjadi guru penerjun payung di 46 negara turut hadir dalam sebuah acara religius di stasiun transtv yaitu Islam Itu Indah bersama Ustad Maulana. 

Hasil gambar untuk Naila Novaranti di Trans TV

Ia bersama rombongan majelis taklim berjumlah 50 ibu-ibu dan 5 pria mengikuti acara tersebut dengan khusyu. Naila tampak anggun mengenakan busana muslim berhijab yang sama seragam berwarna putih dengan corak merah marun dengan rombongan.

"Alhamdulilah saya masih diberi kesempatab berkumpul dan mengikuti acara disini dengan rekan majelis taklim, meski sebenarnya saya masih sangat sibuk di Singapora mengikuti pelatihan terjun payung dunia, tapi karena hari ini saya harus ikut jadi saya pulang ke Jakarta. Usai acara ini pun saya langsung terbang lagi lagi ke singapora," ujar Naila ditemui di studio 16 Transtv, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Kendati super sibuk sebagai pelatih, namun, wanita yang pernah menaklukkan Gunung Everest di Nepal dengan terjun payung mengungkapkan bahwa ia masih mau menyempatkan berkumpul karena hal itu dianggap penting untuk menambah pengetahuan itu sendiri juga untuk bersosialisasi silaturahmi. 

"Intinya bagi saya silaturahim itu penting dan memperpanjang hidup maka dari itu perbanyaklah silaturahim. Selain itu, mengikuti acara ini juga untuk menambah pengetahuan mempromosikan Islam," papar Naila.

Gambar terkait

Naila hadir lantaran atas undangan pemilik keluarga mesjid An Nur dari Semarang, Jawa Tengah.  "Saya jarang bertemu mereka jadi saat hadir di acara ini ya sekalian kangen-kangenan dan berbagi pengalaman sesama ibu-ibu, seru banget dan itu akan berlanjut terus berkumpul," tandasnya.

Sebagai satu-satunya penerjun payung wanita dari Indonesia yang pernah menaklukan 7 benua termasuk Mount Everest, di tahun ini Naila berencana  akan terjun payung di benua es Antartika pada Desember 2019. 

Saat ini ia lagi mempersiapkan segalanya dari latihan fisik, olahraga hingga konsen mengikuti pelatihan di berbagai negara.(jft/Terbit)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...