23 November 2017

Mensos 'Bawa Kabur' Saudara Kembar Yuyun ke Pesantren Malang

Konfrontasi - Nasib malang dialami oleh seorang gadis 14 tahun di Bengkulu bernama Yuyun. Gadis yang duduk di sekolah menengah pertama itu dalam perjalanan pulang dari sekolah itu, menjadi korban kebejatan 14 pemuda bejat yang tengah dalam keadaan mabuk.

Tidak hanya diperkosa, Yuyun juga dibunuh dan jasadnya dibuang di semak belukar. Peristiwa itu terjadi di Desa Padang Ulak Tanding, Kecamatan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, awal bulan April lalu. Nasib naas Yuyun membuat keluarga merasa kehilangan. Terutama sang saudara kembar, yang diketahui bernama Yayan.

Dalam kunjungannya ke rumah orang tua Yuyun di Dusun V Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Jumat (06/5/2016) Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menuturkan akan membawa dan menyekolahkan Yayan, ke pesantren di Malang, Jawa Timur.

"Saudara kembaran laki-laki almarhumah Yuyun ini bernama Yayan, akan kita bawa ke Malang untuk masuk Pondok Pesantren sesuai dengan cita-cita ibu dan bapaknya," kata Mensos Khofifah.

Yayan yang merupakan saudara kembar laki-laki dari almarhumah Yuyun akan masuk Pondok Pesantren di Malang, Jawa Timur, setelah selesainya 40 hari meninggalnya saudari perempuannya itu.

Mensos mengatakan, kasus tragis yang dialami Yuyun, saudara kembar Yayan kelahiran 18 Maret 2002 itu hendaknya dijadikan pelajaran bagi seluruh Bangsa Indonesia bahwa kasus kekerasaan seksual terhadap anak-anak masih terjadi. Untuk itu, dia berharap kedepannya seluruh lapisan masyarakat untuk memaksimalkan perlindungan terhadap anak sehingga tidak ada kejadian serupa yang akan terulang. (cnter1/mg)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...