21 February 2020

Mau Hapus AS dari Peta Bumi, Kim Jong Un, Bos Korut, Akan Diberikan Soekarno Award

KONFRONTASI-Yayasan Pendidikan Soekarno berencana memberikan penghargaan Soekarno Award kepada pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Orang nomor satu di Korea Utara itu dinilai konsisten melaksanakan pemikiran Kim Il Sung dalam melawan imperialisme.

Pemimpin Kim Jong-un menggunakan momen perayaan Perang Korea untuk menyampaikan ancaman menakutkan kepada Amerika Serikat. 

Kim mengancam jika sewaktu-waktu AS menyerang Korut, maka dirinya akan memastikan "membunuh semua warga Negeri Paman."

Perayaan Perang Korea pada Senin kemarin digunakan Korut sebagai penanda klaim kemenangan atas AS dan Korea Selatan. 



Menurut laporan kantor berita resmi Korut, KCNA, Kim berkata: "Berakhir sudah era dimana AS mengancam kita dengan nuklir; sekarang AS sudah bukan lagi sumber ancaman dan ketakutan bagi kami, karena kami telah menjadi sumber ketakutan itu."

Seperti dikutip Mirror.co.uk, Selasa (28/7/2015), Jenderal Pak Yong-sik dari Militer Rakyat Korea menambahkan: "Perang Korea terdahulu merupakan pukulan tersendiri bagi AS, namun (jika terjadi) Perang Korea kedua akan benar-benar menghancurkan imperialisme AS."

Dalam perayaan Perang Korea, Kim mengunjungi Istana Matahari Kumsusan, tempat dimana kakek dan ayahnya bersemayam. 

Sejak berkuasa pertama kali di Korut, Kim dilaporkan KCNA telah membunuh lebih dari 70 pejabat negara.

"Kim Jong Un terbukti secara konsisten tetap melaksanakan jalan pikiran pemimpin besar mereka, yaitu Kim Il Sung, yakni melawan imperialisme," ucap Rachmawati Soekarnoputri, Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno dan pendiri Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara, setelah bertemu Duta Besar Korea Utara, Ri Jong Ryul, Kamis (30/7/2015).

Anak ketiga dari mantan Presiden RI, Soekarno, tersebut mengatakan, kegigihan Kim Jong Un melawan imperialisme sejalan dengan pikiran Soekarno yang anti-neo kolonialisme imperialisme (nekolim).

Yayasan Pendidikan Soekarno sebelumnya juga pernah memberikan penghargaan tersebut kepada Kim Il Sung pada 2001. Kim Il Sung dianggap sebagai tokoh perdamaian kemerdekaan.

"Jadi, kami akan mengulangi, memberikan Soekarno Award kepada Kim Jong Un karena kegigihannya melawan nekolim," tuturnya. (KCM/Srihandriatmo Malau)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...