18 September 2019

KPU Salah Paham, Sebut Laporan Bug di Situsnya Hoax, Ini Klarifikasi Siswa Kelas II MTs

Konfrontasi - Bantahan KPU tentang berita hoax anak kelas II MTS membobol situs kpu.go.id justru membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) kian disudutkan netizen.

Melalui akun twitternya,@KPU_ID, KPU menegaskan bahwa itu adalah berita hoax dengan mengatakan bahwa itu adalah kejadian tahun 2017 dengan membobol situs ppid.kpu.go.id, bukan situs web Pemilu 2019.

Bantahan KPU itu langsung mendapat komentar miring dari para pengguna twitter.

Namun publikasi dari situs turnbackhoax.id menyebutkan bahwa siswa kelas II MTS bernama Putra Aji Adhari itu bukan membobol situs KPU, melainkan mencoba memberitahukan temuannya tentang bug atau celah yang berbahaya pada situs lindungihakpilihmu.kpu.go.id pada 19 Januari 2019 dan temuan tersebut sudah ia laporkan ke BSSN.

“Melalui akun instagramnya, Putra Aji Adhari menyatakan bahwa dia tidak melakukan “Penetrasi Testing” pada situs pemilu2019.kpu.go.id dan tidak melakukan peretasan terhadap situs ppid.kpu.go.id pada tahun 2017,” tulis laporan tersebut. (mg)

Lihat postingan ini di Instagram

Dear @kpu_ri, Assalamualaikum Wr Wb, Saya atas nama Putra Aji Adhari ingin membuat Klarifikasi. . Memang benar saya tidak melakukan Penetrasi Testing pada situs pemilu2019.kpu.go.id di video Inews saya hanya mengatakan KPU, karena saya takut terjerat hukum seperti kawan dekat saya Arik Alfiki niat membantu KPU tetapi malah terjerat hukum. . [FAKTA] 19 Januari 2019 Saya telah menemukan suatu Celah yang berbahaya pada situs lindungihakpilihmu.kpu.go.id (Situs yang di manfaatkan sebagai cara untuk cek nama pemilih di DPT dan lokasi TPS saat mereka mencoblos) Celah yang saya dapatkan dapat di manfaatkan untuk melihat Database situs tersebut (Foto terlampir), Normalnya seseorang hanya bisa melihat Nama dan Nik sebagian Karena KPU sengaja sensor sebagian Nik, namun dengan adanya Celah yang saya temukan saya bisa leluasa melihat DPT, Bukan hanya DPT yang bisa saya lihat seperti Alamat saya juga bisa lihat. . 21 Januari 2019 Saya telah melaporkan temuan saya selang beberapa hari karena saya tidak tahu mau lapor kemana, dan saya berinisiatif lapor ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN, Foto terlampir), dan setelah menunggu beberapa hari saya diberikan Reward Sertifikat sebagai tanda Apresiasi oleh BSSN. . Mungkin yang di maksud KPU peretasan pada situs ppid.kpu.go.id tersebut di lakukan oleh Zimia namun itu juga pada tahun 2018 Agustus. . [Pertanyaan] Mengapa temuan saya tidak langsung saya laporkan ke KPU ? 1. Saya tidak punya kontak orang KPU pada saat itu, Namun sekarang seorang Developer KPU telah kontak saya. . [Noted] Saya melakukan penetrasi testing jauh sebelum Pilpres dimulai. . Klarifikasi ini saya buat untuk memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan menghindari hal buruk lainnya. Regards Putra Aji Adhari

Sebuah kiriman dibagikan oleh Putra Adhari (@putraajiadhari_) pada

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...