26 March 2019

Kominfo Terus Minta Twitter Tutup Akun Alpantuni

Konfrontasi - Kementerian Kominfo mengaku sudah meminta pada pihak Twitter untuk menurunkan akun Alpantuni yang ada di platform mereka.

"Akun Alpantuni sudah kami mintakan ke Twitter untuk take down, tapi hingga saat ini belum juga dilakukan tindakan oleh Twitter," kata Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, Sabtu, 16 Februari 2019.

Dia juga menambahkan, selama belum diturunkan, pihaknya akan terus mendorong Twitter memenuhi permintaan dari Kominfo.

Sebelumnya, akun Alpantuni masih ditemukan di jejaring sosial Twitter. Akun tersebut tertulis sudah bergabung sejak Juni 2017. Hingga sore hari ini, dua tweets sudah di-posting oleh akun tersebut di Twitter. Terakhir pada siang tadi.

Pemilik akun mengatakan banyak pihak yang gatal ingin menurunkan akun tersebut. Dia juga mem-posting satu komik dengan dua bahasa dalam posting-an tersebut.

Dalam akunnya tertulis 'Gay Muslim Comics'. Nama yang sama juga sebelumnya pernah muncul di Instagram beberapa kali.

Namun terakhir akun Instagram itu diakui telah diblokir sejak Rabu, 13 Februari 2019 lalu. Kabar ini diumumkan sendiri oleh Kementerian Kominfo.

Sekadar diketahui polemik muncul setelah pihak Instagram membantah klaim Kominfo. Juru bicara Instagram Asia Pasifik, Ching Yee Wong mengaku perusahaan tidak pernah memutuskan blokir akun @alpantuni.

Dia beralasan akun tersebut tidak melanggar pedoman komunitas di Instagram. Namun, Ching mengatakan ada sejumlah alasan sebuah akun tidak bisa diakses seperti pemilik akun menghapusnya sendiri, deaktivasi akun atau mengubah username akun. (vv/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 25 Mar 2019 - 21:18
Senin, 25 Mar 2019 - 20:59
Senin, 25 Mar 2019 - 20:58
Senin, 25 Mar 2019 - 20:57
Senin, 25 Mar 2019 - 20:57
Senin, 25 Mar 2019 - 20:56
Senin, 25 Mar 2019 - 20:55
Senin, 25 Mar 2019 - 19:59
Senin, 25 Mar 2019 - 19:58
Senin, 25 Mar 2019 - 19:57
Senin, 25 Mar 2019 - 19:56
Senin, 25 Mar 2019 - 19:55