21 November 2017

Keinginan KPK Jerat Novanto Atas Pesanan Jokowi-JK?

KONFRONTASI-Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut status tersangka yang disandang Ketua Umum Golkar Setya Novanto merupakan pesanan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sebab, tak mungkin KPK menetapkan status tersangka atas dasar pesanan. Namun hal tersebut dibantah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif.

"Enggak ada, lah," ujar Syarif di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (13/11).

Ahli hukum dari Universitas Hasanuddin Makassar itu menegaskan, tak mungkin presiden mengirim orang untuk menyampaikan pesan ke KPK agar menetapkan seorang tersangka. Sebab, di KPK juga tidak ada pola seperti itu.

"Masa presiden menitipkan ke KPK. Tidak ada, tidak ada seperti itu," tegasnya.

Sebelumnya Fahri mengaku menerima informasi dari Setya Novanto yang menyebut status tersangka untuk ketua DPR itu karena pesanan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Malah ada yang ngomong ke Novanto ini permintaan presiden, permintaan wakil presiden. Ada yang ngomong begitu ke Novanto," ungkap Fahri.[mr/jpnn]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...