28 May 2017

Kecurangan Pilpres di Jakarta, Ditemukan 300 Ribu Suara Siluman

KONFRONTASI - Adanya 300.000 suara siluman di DKI Jakarta pada Pilpres 2014, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim S Djojohadikusumo. "Panwaslu sudah menyatakan untuk pemungutan suara ulang di 17 TPS di Jakarta," katanya di Jakarta, Jumat (18/7) malam.

Dengan kondisi demikian, kata dia, apakah perlu pemungutan suara ulang tersebut di 5.800 TPS di Jakarta.

Ia menyebutkan 300.000 suara siluman tersebut, berada di wilayah Jakarta Utara. "Modusnya mencoblos hanya menggunakan KTP dan tidak bawa form A5," tegasnya.

Artinya, orang yang berasal dari luar DKI Jakarta atau tidak memiliki KTP Jakarta, bisa ikut mencoblos. "Itu baru ditemukan oleh koalisi," katanya.

Modus seperti itu, ia menambahkan serupa dengan temuan di Jawa Timur dan Jawa Tengah. "Mudah-mudahan besok sudah ada keputusannya," tandasnya.

S Djojohadikusumo juga menyebutkan pasangan Prabowo-Hatta berdasarkan real count internal sampai hari ini masih unggul 1,6 persen dibandingkan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Dari real count yang kami lihat masih unggul 1,6 persen," katanya.

Terlepas dari hal itu, kata dia, saat ini yang harus diperhatikan adalah dengan mengawal surat suara agar tidak terjadi kecurangan.

"Mudah-mudahan dalam dua tiga hari ini proses real count akan selesai," katanya. Presiden dan Wapres 9 Juli 2014 diikuti oleh dua capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.[ant/rm]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



News Feed

loading...

Baca juga


Loading...