23 May 2018

Kata Pengamat, Kerjasama Ekonomi di 'KAA 2015' Harus Untungkan Indonesia

KONFRONTASI-Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) harus membicarakan kerjasama ekonomi secara kongkrit pada acara peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung. Selain itu, Jokowi harus membicarakan soal perbatasan dengan negara-negara kawasan Asia. Sehingga, perbatasan antar negara tidak lagi menjadi perdebatan serius.

Hal itu diungkapkan oleh pengamat politik dan keamanan Universitas Syah Kuala, Aceh, Aryos Nivada kepada Aktual.co, pada Minggu (19/4). Ia menyebutkan, bahwa kerjasama di bidang ekonomi harus menguntungkan Indonesia.

“Sektor ekonomi Indonesia harus diperkuatkan. Misalnya, formulasinya bisa mengacu Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Namun, untuk kawasan Asia Afrika dicari formulasi yang memungkinkan dan menguntungkan Indonesia,” sebut Aryos.

 Terkait isu terorisme, Jokowi harus mendorong upaya pencegahan terjadinya paham radikalisme di seluruh negara kawasan Asia dan Afrika. Selain itu, upaya penindakan pelaku teror juga harus dilakukan dengan cara-cara yang tidak melanggar hak asasi manusia (HAM).

“Isu terorisme akan menjadi ancaman bagi semua negara. Jadi, sangat penting Indonesia untuk menggagas konsep penanggulangan teror itu secara baik dan manusiawi,” pungkas Aryos.(aktl)
 

Category: 
Loading...