25 August 2019

Kata KPU Soal Foto Senator 'Kelewat Cantik'

Konfrontasi - KPU RI tidak mempermasalahkan foto senator terpilih dari NTB, Evi Apita Maya (44), yang digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena 'kelewat cantik'. Ketua KPU RI, Arief Budiman, beranggapan tidak ada yang dilanggar oleh Evi.

"Tidak ada masalah. Pokoknya foto yang dia (Evi) serahkan ya kita anggap itu dia, kan kami enggak hafal wajah orang satu per satu," kata Arief di sela penyerahan santunan ke ahli waris petugas KPPS yang meninggal di Kantor KPU DIY, Sabtu (20/7/2019).

Meski tak mempermasalahkan foto Evi, namun Arief menyerahkan keputusan akhir ke Mahkamah Konstitusi (MK). Seperti diketahui, foto Evi yang 'kelewat cantik' sedang digugat oleh Farouk Muhammad karena dianggap mempengaruhi hasil pemilu.

"Sekarang kan sedang disengketakan di Mahkamah Konstitusi. Ya kita tunggu saja putusan Mahkamah Konstitusi," jelas Arief.

Arief mengakui memang penggunaan foto peserta pemilu belum diatur oleh KPU. Sebenernya, kata Arief, sebelum pemilu 2019 KPU sudah mewacanakan agar seluruh peserta pemilu mengambil foto di kantor KPU. Namun wacana itu urung terlaksana.

"Dulu kami pernah mencoba berpikir begini, boleh enggak kewajiban menyerahkan foto itu berupa calonnya difoto di kantor KPU. Tapi setelah kita timbang-timbang, wah pertama itu merepotkan banyak pihak," ungkapnya.

"Ya merepotkan KPU, merepotkan mereka (peserta pemilu). Kemudian nanti jangan-jangan kalau fotonya enggak bagus KPU yang dituduh 'kok foto saya jadi enggak bagus', misalnya gitu. Akhirnya kita gak jadi atur yang itu," sambung Arief. (dtk/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...