26 May 2017

Kasus Dugaan Simbol Palu Arit di Rupiah Naik ke Tingkat Penyidikan

KONFRONTASI-Kasus dugaan adanya gambar palu arit pada uang rupiah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Kendati demikian, status terlapor Rizieq Syihab masih saksi.

"Palu arit, ya sudah dinaikkan ke penyidikan. Status (Rizieq) masih menjadi saksi," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, di Jakarta, Kamis (19/1).

Dikatakan Argo, rencananya penyidik akan memeriksa Rizieq terkait kasus dugaan adanya gambar palu arit di uang rupiah tersebut, Senin (23/1) pekan depan. "Nanti besok Senin diperiksa," ungkapnya.

Menyoal antisipasi mobilisasi massa pada pemeriksaan Rizieq, Argo menyampaikan Polda Metro Jaya akan menyiapkan pengamanan. "Ya kita siapkan pengamanan. Tentunya kan yang bersangkutan kita periksa sebagai saksi. Kalau merasa jadi warga negara Indonesia yang baik melihat ada panggilan, ya harus datang," katanya.

Ihwal apakah ada pemberitahuan akan hadirnya massa lain, Argo menyampaikan, belum ada. Dia juga berharap tidak terjadi bentrok. "Nanti akan kita rapatkan (teknik pengamanan). Tentunya yang kita butuhkan, bersangkutan sama pengacaranya saja," tegasnya.

Periksa Saksi BI
Penyidik sudah memeriksa saksi ahli Direktur Percetakan Bank Indonesia (BI) Desimus dan sejumlah stafnya, untuk memastikan gambar apa yang berada di uang rupiah, Selasa (17/1) kemarin. "Itu adalah bagian dari penyelidikan ya. Jadi berkaitan dengan laporan palu arit kita meminta dari BI apakah itu rectoverso berkaitan pengamanan uang. Jadi kita harus dilihat dari situ. Kita menanyakan kepada BI maksudnya apa (logo) itu," jelasnya.

Ihwal informasi apa yang telah didapat dari saksi ahli BI, Argo menyampaikan, gambar itu merupakan pengamanan dan sudah sejak lama digunakan BI. "Intinya yang seperti itu sudah dilakukan sejak lama oleh BI, gambar seperti itu. Dan, tidak ada niat gambar palu arit. Itu penggalan dari logo BI, kalau digabungkan menjadi gambar BI," katanya.

Sementara Argo menuturkan, untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, penyidik akan melakukan gelar perkara. "Nanti kita gelar perkara dulu, kalau memang harus dinaikan jadi tersangka, ya kita naikkan," tandasnya.[mr/bst]

Category: 

loading...

Related Terms



News Feed

Loading...