25 May 2017

Kapal Ferry Terbakar, Satu Korban Tewas

Konfrontasi - Terbakarnya kapal penyeberangan jenis fery di perairan Sungai Matuil, Banjarmasin Selatan menelan satu korban jiwa setelah berupaya menyelamatkan diri dengan cara menceburkan dirinya ke sungai.

"Memang benar ada yang tewas dalam peristiwa itu, korban mengalami luka bakar dan menceburkan diri ke sungai karena panik dan kelelahan ditambah korban tidak bisa berenang lalu tenggelam di tempat kejadian." Kata Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP Untung Widodo di Banjarmasin, Jumat (8/5).

Ia mengatakan, untuk korban yang tewas itu diketahui bernama Suyitno (44) Laki-laki, warga Komplek Wengga Mantuil Blok 8 Banjarmasin Selatan.

Korban ditemukan oleh pihak rekanan Water Rescue Emergency 500 Banjarmasin Bersama Rekanan Emergency Gabungan dan Satuan Polisi Perairan Polresta Banjarmasin di tempat kejadian.

Usai ditemukan oleh tim penyelam gabungan itu korban langsung dievakuasi ke Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin guna menjalani visum.

Kapal fery yang terbakar itu diketahui memiliki nama KM.Berkat dengan rute Halinai - Matuil Banjarmasin Selatan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kronologis kejadian pada saat itu kapal fery membawa penumpang dan lima unit sepeda motor menyeberang dari Mantuil ke Pulau Astra Bina.

Pada saat melakukan penyeberangan tiba-tiba kapal fery tesebut terbakar pada posisi bagian belakang buritan kapal dan dengan cepat membesar karena kapal terbuat dari bahan kayu mudah terbakar.

Lanjutnya, api yg diduga berasal dari barang bawaan salah satu penumpang itu dengan cepat membakar seluruh bagian kapal sehingga semua penumpang yang berada di dalam fery langsung melompat ke sungai guna menyelamatkan diri.

Dari kejadian saat itu terdapat korban jiwa yang mengakibatkan satu orang anak buah kapal mengalami luka bakar yang diketahui bernama Fadliansyah (35) dan empat unit sepeda motor terbakar serta satu unit sepeda motor jatuh ke sungai.

"Untuk korban luka bakar sudah dievakuasi ke Rumah Sakit TPT Banjarmasin," tutur Kasat Polair yang saat itu berada di tempat kejadian.

Hasil penyelidikan dan penyidikan diketahui pemilik kapal fery tersebut bernama Asmani sedangkan untuk Juragan kapal fery bernama Sahrudi.

"Kasus kapal fery terbakar ini kami tangani dan sudah ada yang kami lakukan pemeriksaan terkait terbakarnya kapal penyeberang itu," tuturnya. (mg/ant)

Category: 

loading...



News Feed

Loading...