16 October 2019

Jokowi: Negara Tak Punya Haluan, Pembangunan Nasional Semesta Jadi PR Besar

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah harus mulai membuat rencana pembangunan dengan lingkup yang lebih luas sehingga capain program bisa berkesinambungan.

“Saya setuju, pembangunan jangka menengah harus berbasis rencana besar kita, cita-cita dan mimpi kita harus mulai kita pikirkan secara serius,” kata Presiden saat memberikan sambutan dalam pembukaan rapat kerja nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta, Minggu (10/1).

Menurutnya dengan penyusunan pola pembangunan semacam itu maka tujuan dan capaian pembangunan menjadi jelas.

“Negara ini harus memiliki haluan kemana negara ini akan dibawa, sebab itu pembangunan nasional semesta berencana menjadi pekerjaan rumah kita dalam mengarungi pembangunan ke depan agar arah menjadi jelas,” kata Kepala Negara.

Presiden mengapresiasi pemikiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mendorong disusunnya kembali rencana pembangunan nasional semesta bagi Indonesia.

Megawati dalam pidato yang disampaikan sebelum Presiden menyampaikan sambutan mengatakan saat era Soekarno, sudah ada rencana semacam itu namun tidak pernah diwujudkan dalam praktik perencanaan pembangunan saat ini.

Dihadapan lebih dari 1.000 undangan yang hadir dalam acara itu, Megawati meminta pemerintah bisa memulai mengkaji hal tersebut.

Pembukaan rakernas I PDIP periode 2015-2020 itu dipenuhi dengan suasana nostalgia perjuangan Ir. Soekarno yang sosoknya sangat dihormati oleh kalangan partai.

Pemutaran dokumenter tentang Soekarno dan suratnya tentang kewajibannya pada Indonesia yang dibuat pada 1966 dibacakan di depan undangan yang hadir.

Demikian pula sosok puteri pertama Ir.Soekarno, Megawati yang menjadi tokoh sentral partai dan sangat dihormati tersebut mewarnai suasana pembukaan rakernas yang berlangsung hingga Selasa pekan depan.(aktl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...