30 May 2017

JK Ultimatum Polri Terkait Obor Rakyat

KONFRONTASI - Untuk menghasilakan Pemilu yang baik dan demokratis, calon wakil presiden Jusuf Kalla meminta pemerintah, lembaga penyelenggara pemilu (KPU) dan lembaga pengawas Pemilu (Bawaslu), DKPP, serta TNI dan Polri, menjaga netralitasnya.

"Kalau ada yang tidak netral, maka sudah melanggar konstitusi," kata JK kepada pers di Bandung, Kamis.

Seraya mengutip amanat konstitusi, JK mengatakan penyelenggara negara, termasuk penyelenggara pemilu harus netral dengan berdiri di atas semua kepentingan.

JK  juga mendesak Polri segera menyelesaikan laporan kampanye hitam oleh tabloid "Obor Rakyat" sebelum 9 Juli sehingga proses pemilu presiden berjalan dengan baik.

"Kalau polisi terus menunda proses penyelesaian dari laporan tersebut, maka polisi juga sudah melanggar hukum," tegas JK.

Dia juga mengatakan hasil Pemilu Presiden yang baik diperoleh dari proses pemilu yang baik pula yang diselenggarakan secara secara transparan, jujur, dan adil.

"Masyarakat Indonesia menginginkan keterbukaan, kejujuran, dan keadilan. Demokrasi tanpa keterbukaan tidak akan tercapai," katanya.[ant/ian]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



News Feed

loading...

Baca juga


Loading...