16 November 2019

Jadi Menteri Bukan untuk Gaya-gayaan

KONFRONTASI-Bahlil Lahadalia mengaku siap membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjalankan roda pemerintahan selama lima tahun ke depan. Meski demikian, Bahlil belum mengetahui akan menjabat sebagai menteri apa di Kabinet Kerja Jilid II.

Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini mengatakan, jabatan sebagai menteri merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, jika terpilih akan menjalankannya dengan baik dan bersungguh-sungguh.

“Ini kan amanah bukan untuk gaya-gayaan . Saya yakin dan percaya dijalankan dengan baik dan sungguh sungguh,” ujarnya saat ditemui di Komplek Istana, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Sebagai warga negara yang baik, jika sewaktu-waktu negara membutuhkan tenagannya dirinya. Bahlil mengaku siap menjalankan tugas dan amanah tersebut.

Apalagi sejak kecil, dirinya hidup dann menggunakan seluruh sumber daya yang ada di Indonesia.

“Sebagai warga negara yang baik sebagai anak muda yang lahir dari kampung dan cinta kepada negarannya persoalannya bukan siap atau tidak siap. Persoalannya adalah Ibu Pertiwi sudah banyak melahirkan anak-anak muda dan kita bagian anak Ibu Pertiwi sekarang memanggil kita untuk mengabdi. Jadi hukumnya wajib,” jelasnya.

Sebagai informasi, Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Keperesidenan, Jakarta. Mantan Ketua Hipmi ini disebut-sebut akan mengisi salah satu jabatan Menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

Menurut Bahlil, Presiden Jokowi membicarakan mengenai pemertaan pembangunan ekonomi di seluruh Indonesia. Termasuk diantarannya adalah pembangunan ekonomi di wilayah Indonesia Timur seperti Papua.[mr/okz]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...