18 November 2019

ISIS Serang Markas Polda Sumut 1 Polisi Tewas

Konfrontasi - Polda Sumatera Utara mendapat serangan dari dua terduga teroris yang tergabung dalam ISIS. Akibatnya, Aiptu Martua Sigalinging gugur karena ditikam dengan senjata tajam dalam serangan yang dilakukan jelang salat Idul Fitri, Minggu (25/6/2017) dini hari.

Almarhum merupakan petugas yang tengah berjaga di pos penjagaan, dari tiga pos yang ada.Serangan dilakukan pada sekitar pukul 03.00 waktu setempay.

“Jadi dua orang melompat pagar di penjagan Polda Sumatera Utara, lalu menyerang petugas jaga yang sedang istirahat di salah satu dari tiga pos penjagaan, dengan senjata tajam,” papar Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri.

Korban ditikam di leher, dada, dan tangan. Seorang anggota Brimob di pos penjagaan lain kemudian bergegas membantu, dan melepaskan tembakan ke arah para terduga teroris.

“Seorang pelaku tewas ditempat dilumpuhkan, yang satu lagi masih (luka) kritis,” tambah Setyo.

Setyo menyebut, diduga keduanya ada kaitannya dengan jaringan dari kelompok yang menamakan negara Islam atau ISIS.

Disebutkan, kaitan persisnya masih diselidiki lebih lanjut. Namun ia mengaitkan dengan seruan Bahrun Naim, pria asal Pekalongan yang diyakini merupakan tokoh yang banyak merekrut orang Indonesia untuk bergabung dengan ISIS. Ia diyakini bermukim di Suriah.

“Indikasinya ada himbauan dari Bahrun Naim. Bahwa orang-orang dimintai untuk melakukan amaliah, dengan menggunakan apa saja. (Seruan Bahrun Naim), Kalau tidak punya bom, pakailah senjata apa saja untuk menyerang. Itu yang terjadi di polda Sumut,” tandas Setyo Wasisto. (lnsaindo/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...