7 April 2020

Hasil Polling: Ide Motor Masuk Tol Ditolak Warga!

Konfrontasi - Sepekan yang lalu, Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta adanya jalur khusus untuk motor di jalan tol. Namun penolakan dari masyarakat cukup keras. Mayoritas menolak ide yang dianggap justru membahayakan pengguna motor.

Hal itu terlihat dari hasil polling yang dikutip dari akun medsos detikOto, Sabtu 2 Februari 2019. Rata-rata hampir 70 persen menolak motor masuk tol.

Di Twitter, 64 persen masyarakat menolak motor masuk jalan tol.

"Nggak selamanya yang namanya pemerataan itu harus sama rasa sama rata. Yang bener itu menempatkan pada porsinya. Pemotor indonesia itu terlalu banyak yang naiknya masih ugal2an dan ga tertib. menempatkan motor di jalur cepat kyk gitu itu selain bahaya, bikin gak efisien juga," tulis netizen Bogiva Mirdyanto.

Di akun Facebook, sebanyak 61 persen responden menolak motor masuk jalan tol.

"Kalau masyarakat mau merasakan pemerataan jalan, berarti tak harus masuk jalan TOL donk min, cukup jalan2 daerah/umum/dll lainnya tidak berlubang alias mulus, itu namanya menikmati pembangunan buat rakyat, masuk jalan tol pun kita bayar kok bukannya gratis," tulis Suheri Sanjaya.

Meski mayoritas menolak, ada juga masyarakat yang menyetujui ide ini, antara lain karenarusaknya jalan arteri.

"Saya sangat setuju karena sudah banyak kecelakaan motor di jalan arteri yang sering disebabkan jalanan yang rusak sama kendaraan besar. di tambah lagi hambatan yang berhaya seperti hewan ternak yang tiba2 lewat. kendaraan besar yang bergabung dengan motor. bikin angka kecelakaan semakin tinggi khususnya di jalan raya serang," tulis akun Ali Chaidar Alhadar di Facebook. (dtk/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...