16 December 2019

Gubernur Lukas: Freeport Tak Punya Komitmen Serius Sejahterakan Papua

KONFRONTASI - Gubernur Papua Lukas Enembe menolak keras rencana Freeport Indonesia untuk membangun fasilitas pemurnian hasil tambang atau smelter di luar Provinsi Papua.

Sekitar 50 tahun Freefort hanya mengekpor bahan mentah dan tidak memiliki itikad baik untuk membangun integrasi industri pengolahan di Tanah Papua.

Menurut Lukas, Pemprov Papua memiliki posisi dasar bahwa perlunya integrasi industri smelter terpadu di kawasan-kawasan potensial di Papua.

Hal itu untuk menggerakkan ekonomi lokal Papua, mengentaskan kemisinan, membuka lapangan kerja dan menguatkan kapasitas fiskal Papuam

"Karena itu wajib hukumnya untuk membangun smelter di wilayah Papua dan bukannya smelter di Gresik, Jawa Timur. Alasan ketidakadaan infrastruktur di Papua tidak beralasan karena selama ini Freeport tidak memiliki komitmen yang serius untuk membangun rakyat Papua," katanya di Gedung Parlemen Jakarta, Jumat (23/1).

Lukas mengatakan, Pemda Papua dan Pemda Kabupaten terkait siap dan terbuka bekerja sama dengan Freeport Indonesia untuk mewujudkan integrasi industri smelter terpadu di wilayah Papua.

Untuk mewujudkan hal itu, Lukas meminta pemerintah pusat menerbitkan paket kebijakan khusus untuk Papua.

"Kebijakan itu terkait kemudahan investasi, insentif fiskal dan non-fiskal, serta akses permodalan," katanya.[ian/bst]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...