21 February 2020

Gajah Sumatera Mati di Medan Zoo, Dokter Hewan: Kemungkinan Faktor Usia

Konfrontasi - Neneng, salah satu satu koleksi gajah Sumatera Kebun Binatang Medan di Jalan Bunga Rampe IV, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Sumatera Utara ditemukan mati, pada Sabtu 25 Januari 2020 pagi.

Melansir iNews TV, Minggu (26/1/2020), bangkai gajah masih tergeletak di area kebun binatang. Namun, lokasi telah disterilisasi oleh petugas Kebun Binatang Medan.

Dokter hewan Medan Zoo, Sucitrawan menjelaskan, satwa liar dilindungi itu pertama kali ditemukan mati sekitar pukul 10.20 WIB. Usia Neneng saat ini diperkirakan berumur 55 tahun.

Hingga kini, penyebab gajah tersebut mati belum diketahui. Tim dokter Medan Zoo didampingi tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alama (BBKSDA) masih melakukan autopsi untuk memastikan penyebabnya. Ia menduga kematian Neneng berkaitan dengan faktor usia.

“Pertama faktor usia lah yang kita tahu. Kita kan baru bongkar (autopsi) ini. Mungkin setelah autopsi, kita tahu penyebab pastinya,” kata Sucitrawan.

Menurut dia, sebelum ditemukan mati, Neneng sempat terlihat kurang nafsu makan selama beberapa hari. Namun, petugas Medan Zoo sudah mencoba mengatasi dengan memberikan antibiotik dan vitamin kepada gajah tersebut.

“Gejala awalnya, Neneng enggak mau makan, agak lemah. Lalu kami rawat, kami infus, terus kami kasih vitamin dan antibiotik,” tuturnya.

Hingga kini, tim dokter masih melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab gajah betina itu mati. Namun, pihak Kebun Binatang Medan melarang awak media mengambil gambar Neneng.

“Jangan ambil gambarnya. Ini melanggar kode etik dokter hewan,” kata dia. (oke/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...