26 August 2019

Fadjroel Rachman Dianggap Cocok Jadi Jurubicara Istana

KONFRONTASI - Fadjroel Rachman dianggap cocok sebagai jurubicara istana yang mendampingi Presiden Joko Widodo. Menurut Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) Adam WH, keberadaan seorang jurubicara resmi di tengah situasi transisi seperti ini dinilai sangat penting karena dapat mengurangi berbagai spekulasi yang tidak produktif dan mengganggu konsentrasi pemerintahan Jokowi.

Menurutnya, Fadjroel Rachman yang memiliki jaringan cukup luas baik di kalangan media maupun aktivis pantas dipasang untuk memperkuat tim Istana.

“Fadjroel bukan orang asing bagi Pak Jokowi. Dia membantu Pak Jokowi sejak lama, dan memahami pikiran-pikiran kunci Pak Jokowi,” ujar Adam WH.

Masih kata Adam WH, kekuatan Fadjroel juga terletak pada kepiawaian menggunakan new media atau social media dalam menjalin komunikasi dengan publik.

“Dia akan menjadi jurubicara yang efektif dalam menyampaikan program-program pemerintah,” kata Adam WH lagi.

Sejauh ini Jokowi belum menunjuk jurubicara pemerintah. Kekosongan posisi jurubicara itu membuat kalangan media sulit mendapatkan sumber informasi yang kredibel dan dapat dipercaya dari dalam Istana. Akibatnya, kerap terjadi kesimpang-siuran informasi. Jadi, semakin cepat kekosongan ini diisi, semakin baik.

Dalam beberapa kesempatan, jurnalis meminta pernyataan dari Andi Widjajanto, mantan deputi dalam tim transisi yang dipimpin Rini Soemarno.

Menurut hemat Adam WH, ada baiknya dan sepatutnya tugas jurubicara dan tugas membangun komposisi kabinet tidak dicampuradukkan.

“Praktik komunikasi modern mengharuskan kehadiran seorang jurubicara yang punya jam terbang tinggi dalam membangun komunikasi dengan berbagai kalangan melalui berbagai saluran media yang tersedia. Fadjroel melakukan itu sejak lama,” katanya.[ian/rm]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...