26 March 2019

Dugaan Maladministrasi Divestasi Saham Freeport Dilaporkan ke Ombudsman

KONFRONTASI - Dugaan maladministrasi dalam divestasi saham PT Freeport Indonesia dilaporkan ke Ombudsman RI. Laporan disampaikan Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman bersama Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (KRKSDA) di Kantor Ombusman, Kuningan, Jakarta, Jumat (15/2).

Salah satu yang dilaporkan adalah keberadaan Participacing Interest (PI) Rio Tinto sebanyak 40 persen dengan PT Freeport McMoran (FCX).

"Padahal PI Rio Tinto dalam struktur saham FCX di PTFI dianggap sebagian pihak berstatus ilegal," ujar Yusri.

Dia menyebutkan, kesalahan administrasi tersebut adalah soal lokasi tambang dari PI Rio Tinto yang seharusnya di Blok B bukan di Blok A.

"Surat persetujuan PI Rio Tinto tahun 1996 itu dinyatakan di Blok B bukan Blok A. Blok A itu termasuk Grasberg dan Blok B itu wilayah pengembangan," jelas Yusri.

Dia berharap, Ombudsman dapat melakukan pemeriksaan dugaan-dugaan maladministrasi tersebut. Pasalnya, beda lokasi dalam dunia tambang akan berpengaruh terhadap nilai valuasi.

"Dalam wilayah pertambangan itu ada koordinat. Beda yang ditambang beda yang divaluasi bisa berakibat nilai valuasinya," imbuh Yusri.[ian/rml]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 25 Mar 2019 - 21:18
Senin, 25 Mar 2019 - 20:59
Senin, 25 Mar 2019 - 20:58
Senin, 25 Mar 2019 - 20:57
Senin, 25 Mar 2019 - 20:57
Senin, 25 Mar 2019 - 20:56
Senin, 25 Mar 2019 - 20:55
Senin, 25 Mar 2019 - 19:59
Senin, 25 Mar 2019 - 19:58
Senin, 25 Mar 2019 - 19:57
Senin, 25 Mar 2019 - 19:56
Senin, 25 Mar 2019 - 19:55