28 May 2017

Dugaan Korupsi Saringan Sampah, Kantor Dinas PU DKI Jakarta Digeledah Kejaksaan

KONFRONTASI - Terkait kasus asus dugaan korupsi perbaikan dan pemeliharaan saringan sampah Dinas PU DKI tahun anggaran 2012 - 2013, penyidik Kejaksaan Agung menggeledah dan melakukan penyitaan barang bukti di kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi DKI Jakarta, Kamis, 18 September 2014.

"Tim penyidik Kejaksaan Agung hari ini melakukan tindakan penggeledahan dan penyitaan kasus dugaan korupsi perbaikan dan pemeliharaan saringan sampah," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Tony Spontana melalui pesan singkat.

Selain menggeledah kantor Dinas PU DKI Jakarta di Jalan Taman Jatibaru No. 1 Jakarta Pusat, tim penyidik Kejagung juga menggeledah kantor PT. Asiana Technologies Lestari yang berada di Jalan Raya Meruya Ilir, Intercon Plaza Blok A III No. 15 blok A1 no. 3M-N Jakarta Barat.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni mantan Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Ery Basworo, mantan Kepala Bidang Pemeliharaan Sumber Daya Air, Rifki Abdullah dan mantan Dirut PT Asiana Technologies Lestari, Noto Hartono.  

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka sejak 27 Agustus 2014 berdasarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) nomor Print 66/6.2/Fd.1/2014, 27 Agustus untuk RA, lalu nomor 67 untuk NH dan nomor 68 untuk EB. 

Kegiatan perbaikan dan pemeliharaan jaringan atau saringan sampah di Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta masuk dalam program pemeliharaan dan operasional infrastruktur pengendalian banjir yang senilai Rp14,4 miliar pada 2012 dan Rp7,21 miliar pada 2013.

"Selain terdapat penyimpangan pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi, juga adanya pekerjaan yang tidak dilaksanakan," ujar Tony.[ian/vvn]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



News Feed

loading...

Baca juga


Loading...