13 November 2018

Di Rezim Ahok, Gerindra sudah Prediksi Walikota Jakut Mundur

KONFRONTASI - Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif tidak heran atas langkah Walikota Jakarta Utara, Rustam Efendi yang memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya. Rustam sudah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama.

"Sudah lama saya prediksi, berkali-kali saya mengatakan bahwa kondisi pemerintahan di era Pak Gubernur (Ahok) ini under pressing. Sudah berulang kali, tidak bisa mengapresiasi hasil kerja bawahan, tidak mampu mendorong dukungan moral," ungkap Syarif ketika dihubungi, Selasa (26/4).

Tak hanya Rustam, Syarif juga mengaku ada beberapa kepala dinas juga ingin melakukan hal serupa. Namun, mereka mengurungkan niatnya karena masih memegang teguh tanggung jawab dan sumpah jabatannya.

"Ini kelihatannya Pak Rustam tidak ada jalan keluar yang lebih baik, dibanding kondisi seperti ini lebih baik mengundurkan diri‎," terangnya.

Dengan adanya kejadian seperti ini kata Syarif, sebaiknya Ahok melakukan introspeksi diri. Sehingga iklim kerja jajaran di Pemprov DKI dapat menjadi kondusif dan berjalan sebagaimana mestinya.

"Mudah-mudahan ini jadi introspeksi agar menjadi lebih baik tatanan pemerintah menjadi lebih baik," tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, Agus Suradika mengatakan Rustam mengajukan surat pengunduran diri kepada Gubernur DKI Jakarta dengan tembusan ke bagian BKD. Namun, dia tidak mengetahui secara pasti alasan Rustam mundur dari jabatannya.

BKD masih menunggu respons Ahok untuk menindaklanjuti pengunduran diri Rustam. "Tunggu arahan dari Pak Gubernur. Mengundurkan diri sebagai Wali kota. tinggal tunggu persetujuan pak gubernur gimana," terang Agus.

Hal ini berawal, banjir yang menggenangi Jakarta beberapa hari lalu menuai polemik antara Ahok dengan Rustam. Ahok menuding Rustam tak becus dalam menyelesaikan proyek penanggulangan banjir.

Kegeraman Ahok terhadap Rustam ini langsung disampaikan dalam rapat penanggulangan banjir bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya. Dengan nada tinggi, Ahok juga menyindir Rustam yang mendukung Yusril Ihza Mahendra sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Tudingan itu dialamatkan ke Rustam karena dia tak mau menggusur warga Luar Batang.

Kecewa dengan cibiran Ahok, Rustam pun curhat di akun sosial media pribadinya. Ucapan Ahok itu dinilai Rustam sangat menyakiti hatinya. Postingannya itu pun sempat menjadi viral di media sosial. (rmol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...