19 August 2019

Demo GNKR, Daulat Rakyat: Era Jokowi Kembali ke Rezim Otoriter

KONFRONTASI-  Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) mendatangi Wiranto di kantornya Kemenkopolkam...
''Ada dugaaan Wiranto di balik terjadinya Kriminalisasi yg menimpa sejumlah ulama dan Aktivis kritis al Egi Sujana..Lius Sungkarisma..Kivlan zen, Ustaz Sambo  serta pemanggilan tiada henti sejumlah aktivis dan ulama lain,'' kata Andrianto dari GNKR.
Menurut dia dan para demonstran, Wiranto sosok Panglima ABRI terakhir Orba dan jelas track recordnya hitam...''Pak WIranto harusnya bijak dan melayani serta mengayomi , bukan malah otoriter,'' teriak demonstran emak-emak yang mengatakan demo akan terus sampai habis Lebaran/Idul Fitri nanti.

Seluruh pendukung dan simpatisan GNKR amat khawatir Wiranto dan era Jokowi ini akan kembalikan ke era Orba yang penuh otoriter. Maka Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat menuntut sbb:...

''Kami minta dan mendesak Pak .Wiranto Mundur sbg Menkopolkam. Dan kami desak Pak Wiranto stop kriminalisasi aktivis dan ulama,'' demikian pernyataan Koorlap aksi GNKR, Jakob Arupalaka  di depan kantor Menkopolhukam, Senin ini.

Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) siap melakukan aksi protes damai atas kecurangan-kecurangan selama Pemilu 2019, pada 21-25 Mei. Gerakan itu pun akan dipusatkan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.Aksi damai inimelibatkan semua elemen civil society yang bertekad merebuta daulat rakyat yang dicurangi pemilu paling buruk era reformasi ini. Ribuan warga bakal partisipasi aksi ini.

https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 18 606 2057442 aksi-kedaulatan-rakyat-21-25-mei-berpusat-di-kantor-bawaslu-gZ4wxMzRXw.jpg

"Sehubungan dengan ini, maka kami dari GNKR akan melaksanakan aksi protes damai melawan pemilu curang secara serentak di seluruh Indonesia dari tanggal 21 sampai 25 Mei dengan memusatkan tempat protesnya di Bawaslu," ujar salah satu anggota GNKR, Jumhur Hidayat di Rumah Perjuangan Rakyat, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019).(FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...