26 May 2019

Debat Pilpres: Ekonomi Terpuruk, Prabowo Raih Simpati dan Momentum, Jokowi Tertekan & Mau Umbar Senyum

KONFRONTASI- Sadar bahwa popularitas dan elektabilitasnya terus merosot, dalam debat capres putaran kedua pada malam hari ini, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi yang sudah terdegradasi disebut-sebut bakal lebih banyak mengumbar senyum. Namun umbar senyum itu tak akan menarik publik karena senyuman hampa. Para analis menyebut, memburuknya ekonomi yang terus terpuruk dan ketidakadilan yang meluas di Indonesia membuat rakyat tidak percaya Jokowi lagi.

''Jokowi hadapi krisis kepercayaan dari rakyat karena ekonomi terpuruk, daulat pangan, daulat keuangan dan daulat politik tidak tercapai dan itu melanggar janjinya yang sudah diumbar kemana-mana,'' kata peneliti Indonesian Research Group (IRD)   F Reinhard MA, dan Muh Nabil MA dari CSRC UIN Jakarta Minggu ini. ''  Jokowi sudah lelah dan gagal mengatasi ekonomi yang terpuruk, daya beli rakyat sudah ambruk dan segala pencitraan di medsos dan media mainstream akan dianggap sia-sia, dianggap masyarakat semacam propaganda atau bahkan  hoax belaka, ''kata Herdi Sahrasad, pengajar/peneliti Universitas Paramadina. 

 Dalam hal ini, Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Aria Bima.menyebutkan, Jokowi akan tampil berbeda dibandingkan pada debat capres sebelumnya. "Pak Jokowi nggak akan serius-serius amat. Untuk tampilannya akan lebih banyak senyum," ujar Aria Bima kepada awak media di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Februari 2019. "Show-nya akan lebih banyak ya, tidak seperti kemarin."

Menurut Aria, Jokowi akan menjalani debat malam ini dengan lebih santai seiring dengan keinginan masyarakat yang meminta petahana tersebut tidak tampil serius seperti pada debat pertama. "Kenapa demikian? Karena merespons publik yang menginginkan Pak Jokowi lebih smile, lebih friendly, dalam melakukan acara-acara debat pada hari ini," kata Aria.(gf/sumber2)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...