14 November 2019

Cukai Rokok Tak Dinaikkan, Azas Tigor: Pemerintah Membiarkan Anak-anak Pada Merokok

KONFRONTASI -  Rokok sudah waktunya dimahalkan harganya. Tujuannya, agar akses anak-anak, remaja dan rumah tangga miskin semakin sempit dan tak mampu membeli rokok lagi.

Salah satu cara, seperti yang awal sudah rencanakan, yakni menaikan tarif cukai rokok, jelas Ketua Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan, salah satu bentuk solusi yang baik.

“Menaikkan tarif cukai rokok adalah salah satu upaya penting dalam mengendalikan akses rokok, terutama bagi anak-anak dan remaja,” kata Tigor dihubungi di Jakarta, Minggu (4/11/2018).

Saat ini, kataTigor, anak dan remaja merokok secara terang-terangan di ruang publik tanpa takut dan malu sudah mejadi pemandangan baru di Indonesia.

Anak-anak dan remaja merupakan target utama industri rokok untuk menjadi perokok baru sehingga industri bisa tetap mempertahankan bisnisnya bahkan menaikkan penjualannya.

Menurut Tigor, keputusan pemerintah tidak menaikkan tarif cukai rokok pada 2019, merupakan sikap yang bertentangan dengan upaya menjauhkan akses anak-anak dan remaja terhadap rokok. Sama artinya membiarkan anak-anak mudah mengakses rokok.

Rapat Kabinet pada Jumat (2/11) memutuskan tidak ada kenaikan cukai rokok pada 2019 sekaligus menunda penyederhanaan tarif cukai tembakau seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146 Tahun 2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. (Jft/BeritaBuana)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...