22 November 2019

Beredar di Masjid, Tabloid Indonesia Barokah Fitnah Prabowo-Sandi?

KONFRONTASI - Beredar tabloid Indonesia Barokah yang berisi menjelek-jelekkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di beberapa masjid dan mushola di Jawa Barat yang notabene basis pasangan Prabowo-Sandi.

Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengatakan, jika informasi itu benar maka hal ini seperti ajang balas dendam dari beredarnya tabloid Obor Rakyat di tahun 2014.

"Ya ini kita lihat seperti balas dendam Tabloid Obor. Tentu kami dari BPN akan menindaklanjuti tersebarnya Tabloid Indonesia Barokah ini pasca debat, soalnya kami sekarang lagi fokus dulu alam debat," ucap Ferdinand kepada redaksi, Kamis (17/1).

Baca: Dikabarkan, Beredar Tabloid Indonesia Barokah Yang Berisi Menjelek-jelekkan Prabowo-Sandi

Pihaknya pun menduga hal ini dibuat oleh simpatisan Jokowi-Ma'ruf. Karena tidak mungkin black campaign ini dilakukan oleh simpatisan pendukung Prabowo-Sandi.

"Ini sudah melebihi hoax dan fitnah sebagai bentuk pembunuhan karakter pada capres nomor urut 02," pungkas Ferdinand

Kampanye Hitam?

Kampanye hitam alias black campaign sepertinya susah dihilangkan pada masa kampanye pemilu misalnya pada Pilpres 2019 yang sedang berlangsung saat ini.

Belakangan, dikabarkan beredar tabloid Indonesia Barokah yang berisi menjelek-jelekkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Isinya seperti, menjelek-jelekkan kubu pasangan calon nomor urut 02 terkait soal Ratna Sarumpaet, hingga soal Prabowo yang tidak bisa mengimami salat.

Disebutkan, tabloid Indonesia Barokah sudah mulai disebar di beberapa daerah di Jabar Barat yang menjadi basis Prabowo-Sandi.

"Masjid dan musala di Jawa Barat mendapat kiriman 3 sampai 5 eksemplar tabloid Indonesia Barokah. Tampaknya serangan darat besar-besaran dimulai ke Jabar" demikian informasi yang beredar.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres dan cawapres. Nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.[ianrml]

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...