11 December 2019

"Bebaskan Anas Urbaningrum Demi Keadilan"

KONFRONTASI - Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar demonstrasi di depan Gedung Komisi Yudisial (KY) di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Mahasiswa yang membawa bendera kebanggaan organisasi hitam-hijau itu meminta Komisi Yudisial sebagai lembaga pengawas hakim tak lalai memantau kinerja para hakim yang akan memutus vonis dalam perkara korupsi proyek pusat olahraga Hambalang dengan terdakwa, Anas Urbaningrum. 

Mereka mewakili suara seluruh kader HMI se-Tanah Air menuntut agar Anas yang dijadikan terdakwa gratifikasi terkait proyek Hambalang dan atau proyek-proyek lainnya dibebaskan dari semua tuntutan. "Bebaskan Anas untuk keadilan" demikian seruan mereka di depan kantor KY.

"Fakta-fakta yang hadir di persidangan dibuang begitu saja ke tempat sampah. Tuntutan kepada Anas juga bombastis," kata Koordinator aksi, Tegar Putuhena, saat berunjukrasa, Senin siang (22/9).

Ia mencatat, sudah ada 104 orang saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum maupun terdakwa Anas Urbaningrum, dengan rincian, 97 saksi fakta dan 7 saksi ahli. Namun hanya sedikit sekali saksi yang meyakini mantan Ketua Umum PB HMI itu terlibat korupsi.

"Di dalam persidangan terungkap pula bahwa tuntutan kepada Anas (15 tahun penjara) telah disiapkan sejak awal. Lalu untuk apa ada persidangan ini?,"kata Tegar

Karena itu HMI meminta hakim Komisi Yudisial (KY) mengawasi ketat kerja hakim dalam persidangan Anas agar para hakim tidak larut dalam politisasi kasus hukum ini.[rm/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...