14 October 2019

Apa Efek MRT pada Sosial Budaya Warga Jakarta?

KONFRONTASI -   Rektor Universitas Indonesia  (UI) Muhammad Anis mengatakan  fasilitas transportasi kereta mass rapid transportation (MRT), maka sosial budaya di masyarakat akan berubah. Budaya tersebut berkaitan dengan interaksi dan cara masyarakat bersosialisasi.

"Dampak MRT ini luas, tak hanya ekonomi, tapi juga sosial budaya," ujar Muhammad Anis di kantor PT MRT, Jakarta Pusat, pada Senin (17/9/2018).

Muhammad Anis mengatakan masyarakat Jakarta yang kerap menggunakan kendaraan pribadi, ke depannya akan menggunakan transportasi umum seperti MRT, sehingga akan ada lebih banyak interaksi antarmasyarakat dan mengubah pola budaya individualis tersebut.

“Khususnya di titik transit area, perubahan budaya itu akan mempengaruhi psikologis masyarakat. Ini yang akan UI kembangkan," ujar Muhammad Anis.

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama (MoU) dengan Universitas Indonesia.

Direktur Utama PT MRT William Sabandar dan Rektor UI Muhammad Anis yang menandatangani MoU tersebut.

Anis berharap kerja sama dengan MRT Jakarta dapat membuat wawasan para mahasiswa yang bekerja di sana bisa lebih berkembang. Terlebih, MRT menggunakan teknologi bor canggih pertama di Indonesia yang ilmunya sangat berguna untuk mahasiswa UI. 

"MoU ini diharapkan bisa meningkatkan kerja sama dalam transfer teknologi dan sumber daya manusia," ujar Dirut MRT William Sabandar

“Khususnya di titik transit area, perubahan budaya itu akan mempengaruhi psikologis masyarakat. Ini yang akan UI kembangkan," ujar Muhammad Anis.(Juft/Bisnis)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...