10 December 2018

Al Chaidar Sebut Pembantaian di Papua Bentuk Terorisme Tamkin, TNI yang Harus Turun Tangan

KONFRONTASI-Pengamat terorisme asal Universitas Malikussaleh Aceh, Al Chaidar mengatakan, bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan penembakan dan pembunuhan terhadap para pekerja Trans Papua di Distrik Yigi, Kabupetan Nduga dan satu anggota TNI merupakan jaringan kelompok teroris Tamkin. Jaringan kelompok teroris Tamkin adalah organisasi ideologis statis yang secara ketat terikat pada lokasi-lokasi tertentu. 

Menurut Al Chaidar, kelompok teroris Tamkin ini selalu bergerak secara teritorial dan mengundang banyak foreign terrorist fighters dari luar negeri dan teroris domestik untuk berkiprah dalam kejahatan yang dipandangnya sebagai tindakan yang mulia. Mereka selalu berpindah-pindah dan memiliki kemampuan teknikal yang cukup baik. Dalam aksinya, kelompok Tamkin selalu berusaha menguasai satu daerah basis di darat, laut maupun udara yang mereka anggap penting.

Al Chaidar menjelaskan, maksud dari tujuan politik dari hal yang dilakukan OPM untuk kemerdekaan serta separatisme. Mestinya kata dia, tidak perlu dilakukan apalagi dengan cara-cara menghilangkan nyawa orang lain serta melakukan tindakan kejahatan terhadap warga sipil. 

"Maka dari itu, saya sangat mengutuk tindakan itu dan menegaskan jika perbuatan itu, merupakan terorisme yang nyata. Saya minta agar pemerintah dapat segera mengatasi persoalan yang terjadi saat ini," kata dia.

"Harus ditangani serius, itu bentuk terorisme Tamkin, terorisme teritorial yang sudah menguasai daerah tertentu dan tidak berpindah hanya menetap di situ. Terorisme Tamkin hanya bisa diatasi oleh TNI atau pasukan militer lainnya."(mr/viva)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...