24 January 2020

Aktivis 1998: Sofyan Djalil Gagal, Presiden Jangan Ragu Depak Menko Ekuin itu

KONFRONTASI- Indonesia hadapi krisis ekonomi dengan pelemahan rupiahdan lesunya ekonomi. Ada perbedaan cara pandang antara pemerintah dan rakyat terkait masalah perekonomian yang saat ini terjadi di Indonesia.

Begitu dikatakan Sekjen Perhimpunan Kedaulatan Rakyat, Khalid Zabidi  yang juga aktivis ITB 1998 seperti dilansir RMOL, Selasa (14/7) malam.

Menurutnya, rakyat saat ini sudah merasa menghadapi krisis perekonomian. Sementara pemerintah sebaliknya, masih merasa baru akan menghadapinya.

"Sehingga publik melihat reshuffle kabinet adalah satu-satunya cara menghadapi krisis," sambung Khalid.

Dia ingatkan, Presiden Jokowi harus benar-benar melakukan reshuffle dalam kabinet kerja, utamanya Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Sofyan Djalil.

Selama kepemimpinan Sofyan, lanjutnya, Indonesia benar-benar berada dalam fase krisis. Mulai dari mahalnya kebutuhan pokok, sampai anjloknya nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).

"Kalau reshuffle yang dilakukan cuma dirotasi, ini bukan cara tepat menghadapi krisis. Reshuffle yang rakyat inginkan benar-benar yang tepat dalam menghadapi krisis. Rakyat tidak akan percaya, malah makin dalam kita masuk dalam krisis kalau hanya rotasi," tandasnya. [sam]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...