19 April 2018

Ahok Serang Balik Pernyataan Gerindra

KONFRONTASI - Pernyataan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik yang menyebut  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak tahu cara bersyukur karena akan keluar dari Partai Gerindra ditanggapi serius oleh Ahok. Menurutnya, Partai Gerindra tidak tahu cara menepati janji. 

"Dulu Anda (Partai Gerindra) mengimingi-imingi saya, bahwa kita harus jadi model di Jakarta, model bahwa masih ada pejabat publik yang jujur dan kerja keras dari pagi sampai malam dan tidak korupsi. Lalu sekarang kenapa Anda mau ubah itu?" kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 10 September 2014.

Ahok menilai partai itu telah mengingkari janji politik yang sama-sama disepakati saat menariknya dari Partai Golkar untuk diusung menjadi Wakil Gubernur pada Pilgub DKI Jakarta 2012. "Kalau begitu, Anda yang enggak sesuai sama perjanjian," ujarnya.

Ahok mengaku kecewa terhadap keputusan yang diambil oleh partainya dengan mendukung wacana pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD. Menurutnya, sikap politik seperti itu tidak bisa membuatnya bertahan di partai binaan Prabowo Subianto itu.

"Dulu saya merasa Gerindra itu baik dan sesuai dengan panggilan nurani saya. Kan itu yang membuat saya keluar dari Golkar. Tapi kalau sekarang sudah enggak sesuai. Saya enggak akan bertahan di Gerindra kalau Anda tidak ubah sikap Anda," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Taufik meminta Ahok banyak bersyukur. Kemudian, apabila konsisten, setelah mundur dari partai, menurutnya, Ahok harus mundur juga dari jabatan gubernur. 

"Kan dia bisa jadi seperti sekarang ini karena partai juga. Jadi, jangan mau enaknya saja," ucap Taufik.[ian/vvn]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...