29 March 2017

Ahok Sekuat Soeharto? Survei SMRC: 45,2 Persen Masyarakat Setuju Ahok Menistakan Agama

KONFRONTASI- Sebanyak 45,2% dari 1.220 responden yang ditanya oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) setuju Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menistakan agama. Survey bertajuk 'Protes Massa dan Kepemimpinan Nasional Sebuah Evaluasi Publik' itu membahas kasus Ahok yang diduga menistakan surat Al-maidah ayat 51. "Dari seluruh responden, 45,2% setuju bahwa Ahok menistakan agama. Sementara ada 21,5% responden tidak setuju dan 33,3% menjawab tidak tahu," kata founder SMRC, Saiful Mujani di Hotel Century Atlet, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016).

Dalam kaitan ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa melihat pelaksanaan persidangan  Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mirip dengan Presiden ke-2 RI Soeharto.

Desmond menyebutkan kedua kasus itu mirip karena lokasi persidangan yang berpindah-pindah. "Ahok ini sudah sejajar dengan Soeharto. Ingat enggak sidang Soeharto juga dipindah-pindah sebelum jadi?" kata Desmond di Gedung DPR, Kamis (8/12/2016).

Desmon menganggap Ahok hebat sudah seperti Soeharto.

"Jadi Ahok ini hebat sudah kayak Soeharto dia. Perlakukan aparat keamanan terhadap Ahok dari sisi keamanannya sudah kayak Soeharto," katanya.

Diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Utara memindahkan sidang Ahok ke bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Jalan Gajah Mada.

Namun, kepolisian masih mengkaji lokasi sidang dengan alasan keamanan.

Kepolisian juga memberikan alternatif lokasi persidangan ke Cibubur.

Menurut Desmond, pemindahan lokasi persidangan dengan alasan keamanan tidak wajar.

Sementara, Saiful mengatakan, secara rinci pertanyaan dalam survei itu yakni 'apakah bapak/ibu setuju atau tidak setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa ucapan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) tentang surat Al-Maidah adalah ucapan yang menghina atau menistakan agama Islam?' Survei SMRC: 45,2 Persen Masyarakat Setuju Ahok Menistakan AgamaFoto: Survei SMRC Meski cukup banyak responden yang mengatakan setuju ucapan Ahok adalah penistaan agama, kata Saiful, rupanya tidak banyak dari responden yang sudah menonton dan mengetahui secara persis ucapan Ahok dalam kasus itu. "Kemudian kami tanya, apakah mengetahui secara persis sepeti apa ucapan Ahok tentang surat Al-maidah itu. Hanya 11,5% yang mengaku mengetahui secara persis. Sisanya tidak," papar Saiful.

"Pertanyaan selanjutnya apakah sudah menonton video lengkap? 12,9% menjawab ya, sudah menonton. Sementara 87,1% mengaku tidak menonton video secara penuh," sambungnya. Lanjut Saiful, responden juga ditanya video mana yang sudah mereka tonton sebagai dasar untuk menjawab survei itu. Ada dua video yang dijadikan pertanyaan dalam wawancara. "Kemudian pertanyaannya, bila 'ya' (menonton video), yang ditonton itu ada kalimat "dibohongi Al-Maidah 51" atau "dibohongi pakai Al-Maidah 51?," urai Saiful. Dari pilihan itu, sebanyak 37,4% responden mengaku menonton video versi 'dibohongi Al-Maidah 51' dan 46,6% menonton video 'dibohongi memakai Al-Maidah 51. Sementara 16,0% responden memilih tidak menjawab. (kst/fjp)

Category: 

loading...

Berita Terkait

Baca juga


Loading...