24 November 2017

Ahok Minta Maaf, Buni Yani Beri Respon

JAKARTA-Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) meminta maaf kepada umat Islam atas pernyataannya yang dinila melecehkan Alquran surah Al Maidah 51 yang menjadi viral di media sosial. Ahok pun meminta polemik itu untuk tidak dilanjutkan.
Buni Yani, pengunggah video dugaan pelecehan Alquran oleh Ahok pun menanggapi permintaan maaf tersebut. Menurut Yani meminta maaf merupakan urusan etika yaitu menilai antara baik dan tidak. “Saya sebagai akademisi tentu saja melihat ini lebih condong ke etika. Sebenarnya kan orang bisa khilaf. Silakan, posisi saya di sana,” ujar Yani saat dihubungi Republika.co.id, Senin (10/10).
Yani menegaskan tidak punya kepentingan terkait video tersebut. Secara etika, Yani menerima permintaan maaf Ahok atas pernyataannya sendiri. Yani mengaku hanya seorang akademisi yang tidak memiliki kepentingan politik. “Saya jelas orang minta maaf, ya terimalah,” kata Yani.

Kendati demikian, Yani tidak menghalangi jika masyarakat tetap ingin melanjutkan kasus ini ke proses hukum. Pasalnya, video tersebut juga berisikan konten hukum yang jika terbukti mengandung unsur SARA harus diproses hukum.

Seperti diberitakan, Ahok meminta maaf kepada semua umat Islam terkait video berjudul ‘Ahok: Anda Dibohongi Alquuran Surat Al Maidah 51’. Mantan Bupati Belitung Timur itu juga meminta kasus tersebut tidak dilanjutkan lagi.

“Saya minta maaf untuk kegaduhan ini. Saya rasa komentar ini jangan dilanjutkan lagi karena tentu mengganggu keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara. Tidak ada niat apapun saat itu, bahkan orang Pulau Seribu pun saat itu tertawa kok,” kata Ahok di Balai Kota, Senin (10/10).

Pengunggah video dugaan pelecehan Alquran yang dilakukan Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Buni Yani melaporkan balik Kelompok Relawan Kota Adja (Komunitas Muda Ahok-Djarot) ke Polda Metro Jaya. Yani sebelumnya dilaporkan karena dinilai melanggar Pasal 28 UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi dan Transaksi Elektronik.

“Saya lagi di Polda melaporkan balik orang yang melaporkan saya,” ujar Yani saat dihubungi republika, Senin (10/10).

Kedatangannya ke Polda Metro Jaya didampingi oleh pengacaranya dari Himpunan Advokad Muda Indonesia. Yani mengaku sangat serius menanggapi pelaporan yang menudingnya sebagai pengunggah video Ahok.

Yani melaporan Kelompok Relawan Kota Adja atas dugaan pencemaran nama baik. Yani menegaskan, ingin membuktikan tidak diam diri menghadapi tuntutan.

Selain melaporkan pelapor, Yani juga berencana melaporkan pengancam dirinya ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Rencana hari ini atau besok (ke LPSK),” kata Yani.

Kasus video dugaan pelecehan Alquran surat Al-Maidah ayat 51 menjadi polemik. Umat Islam mengecam apa yang dikatakan Ahok dan melaporkannya ke polisi. Teman Ahok pum melaporkan balik pengunggah video tersebut ke Polda Metro Jaya. (K)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...
Kamis, 23 Nov 2017 - 20:55
Kamis, 23 Nov 2017 - 20:50
Kamis, 23 Nov 2017 - 20:41
Kamis, 23 Nov 2017 - 19:27
Kamis, 23 Nov 2017 - 19:25
Kamis, 23 Nov 2017 - 19:22
Kamis, 23 Nov 2017 - 19:20
Kamis, 23 Nov 2017 - 18:05