20 November 2018

Agar Tidak Mudah Ditakar ''Kalah'' oleh Jokowi, Prabowo Harus Didampingi Rizal Ramli

KONFRONTASI- Partai Gerindra resmi mendeklarasikan Ketua Umumnya, Prabowo Subianto maju kembali pada Pemilihan Presiden 2019. Agar tidak ditakar ''kalah dan remeh'' oleh kubu Jokowi, maka Prabowo harus berduet dengan Rizal Ramli agar berpeluang menang di Pilpres 2019. Harus ada tawaran terobosan dan  gagasan ekonomi konstitusi yang kuat  untuk sentuh hati-jiwa rakyat..

Demikian pandangan pengamat politik Muslim Arbi dan Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto menyebut deklarasi Partai Gerindra terhadap pencapressan Prabowo ini sebagai mandat dan amanat yang sangat luar biasa. Kepercayaan ini harus dijalankan dengan baik oleh mantan Danjen Kopassus itu. Konkritnya dengan memenangkan kontestasi Pilpres.

"Tapi Prabowo mesti hitung benar karena ini ketiga kalinya ikut Pilpres," kata Andrianto saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/4).

Andrianto mengingatkan, publik sudah tidak asing lagi dengan sosok Prabowo.

"Ibarat pendekar semua jurus-jurusnya sudah diketahui publik. Tinggal memang harus cari pendamping yang cocok dengan platformnya," terangnya.

Prabowo, menurut dia, harus mencari sosok pendamping yang dianggap seperti garis pemisah (diametral) yang membedakannyaa dengan petahana, Jokowi. Sosok itu haruslah orang yang selama ini getol memperjuangkan ekonomi kerakyatan seperti Rizal Ramli.

Musli mArbi, mantan HMI ITB, menambahkan, ekonomi kerakyatan yang selama ini diperjuangkan oleh Rizal Ramli diyakininya akan menjadi tren populisme yang sesuai dengan tema kampanye Prabowo.

"Yang cocok memang Rizal Ramli. Chemistry-nya kena. Bila duet ini terwujud dampak elektoralnya akan berasa, terutama di mata wong cilik yang selama ini tersia-siakan," tukas Andrianto.

Sesuai UU 7/2017 Tentang Pemilu, salah satu syarat pencalonan presiden dalam Pilpres tahun 2019 adalah partai atau gabungan partai harus mengantongi setidak-tidaknya 20 persen dari jumlah total 560 kursi di DPR. Ini berarti Gerindra harus minimal memiliki 112 kursi.[wid] 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...