24 June 2019

Afif Punya Dendam Kesumat ke Polisi

Konfrontasi - Siapa sangka, Afif yang dikenal pendiam beraksi sebagai tokoh sentral dalam teror dan pemboman di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Pria yang juga dikenal sebagai Sunakim itu adalah seorang residivis kasus terorisme yang pernah mendekam di Lapas Cipinang.

Pengamat terorisme dari Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya menilai, sosok Afif paling menonjol di antara pelaku lainnya. Bahkan dia menduga bahwa Afif sebagai otak di balik penyerangan tersebut.

"Dia itu memang sejak di dalam penjara memang punya hasrat untuk melakukan aksi dan polisi yang di target," kata Harits seperti dilansir Okezone, di Jakarta, Senin (18/1/2016).

Menurutnya, rasa trauma membuat Afif berani melakukan aksi tersebut. Alhasil, pria yang baru keluar Lapas di pertengahan tahun 2015 itu punya ide merancang aksi pembalasan atas dendam kesumatnya ke polisi.

"Ya karena dia punya trauma karena mengalami kekerasan fisik dari aparat kepolisian saat ditangkap, itu kan melahirkan dendam," ujarnya.

Tidak hanya itu, pemikiran Afif pun nampaknya sudah terpengaruh oleh sang ideolognya, Aman Abdurahman yang kini masih mendekam di Lapas Nusa Kambangan.

"Nah itu mendapatkan legitimasi dengan pemahaman dan pemikiran yang dia dapatkan dari Aman Abdurahman. Jadi lebih dominan ini aksi ya mereka yang merancang memang di Indonesia," jelasnya.

"Apalagi mereka paham untuk melakukan aksi enggak harus nunggu komando dari pimpinan ISIS di Suriah enggak, tapi ini bergantung kepada komitmen dan loyalitas dari masing-masing pendukung ISIS," tutup Harits. (okz/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 24 Jun 2019 - 11:56
Senin, 24 Jun 2019 - 11:49
Senin, 24 Jun 2019 - 11:46
Senin, 24 Jun 2019 - 11:40
Senin, 24 Jun 2019 - 11:33
Senin, 24 Jun 2019 - 11:29
Senin, 24 Jun 2019 - 11:19
Senin, 24 Jun 2019 - 11:16
Senin, 24 Jun 2019 - 11:08
Senin, 24 Jun 2019 - 10:58
Senin, 24 Jun 2019 - 10:54
Senin, 24 Jun 2019 - 10:49