18 July 2019

Ada Kartu Sakti Bagi Pengguna Narkoba

Konfrontasi - Kementerian Sosial bersama pesantren dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menerbitkan kartu Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dalam rangka program rehabilitasi pengguna narkoba.

"Nanti dikasih kartu IPWL, kalo dia punya kartu ini tidak bisa ditangkap polisi, kalau nanti masih tertangkap akan memakai asesmen dari kejaksaan dan dokter yang menangani," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan pesantren rehabilitasi Yayasan pendidikan Islam Nurul Ichsan di Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (22/3) siang.

Khofifah menambahkan yang direhabilitasi di pesantren adalah pasien yang masuk tingkat adiksi berat. Menurutnya, perpaduan pendekatan psikis dan spiritual menjadi kelebihan dari rehabilitasi pasien narkoba di pesantren.

"Itu bisa mengembalikan (proses penyembuhan) sel-sel memorinya," ujarnya.

Terkait revisi Undang-undang Narkotika No. 35 Tahun 2009, Khofifah mengatakan akan mengkaji lebih lanjut, antara aspek kepenjaraan dan aspek rehabilitasi. Ia menyampaikan program kartu IPWL bukanlah jawaban dari tuntutan revisi undang-undang tersebut.

Sebelumnya, sejumlah pegiat rehabilitasi korban narkoba meminta menteri sosial untuk mengusulkan revisi Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika, karena dianggap masih ada pasal yang kontradiktif terkait pengguna narkoba. (mg/ini)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...