17 September 2019

Abdullah Hehamahua Dorong Jokowi Segera Bentuk Pansel KPK

KONFRONTASI-Hingga saat ini Pansel Calon Pimpinan KPK masih belum dibentuk. Padahal masa jabatan Pimpinan KPK jilid lll akan segera berakhir pada Desember 2015.

Karenanya, mantan Penasihat KPK, Abdullah Hehamahua, mendorong panitia seleksi calon Pimpinan KPK untuk segera dibentuk. Karena Pansel membutuhkan waktu cukup panjang dalam melakukan seleksi.

"Sudah sedikit terlambat pembentukannya. Sebab, secara normal waktu yang diperlukan untuk proses seleksi sampai pelantikan adalah 6 bulan. Padahal, dalam kondisi KPK yang sekarang seharusnya waktu yang diperlukan Pansel lebih dari 6 bulan. Tapi daripada tambah lambat, ya segera saja dibentuk," kata Abdullah, dalam pesan singkatnya, Rabu 20 Mei 2015.

Abdullah berpendapat ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan pansel hingga saat ini belum terbentuk. Salah satunya adalah kesibukan Presiden Joko Widodo dengan masalah-masalah protokolnya. "Sehingga kurang memfokuskan diri pada pembentukan Pansel KPK," ujar dia.

Selain itu, kemungkinan lainnya adalah kurangnya pemahaman dari Kementerian-Kementerian yang tugas pokok dan fungsinya berkaitan dengan pemberantasan korupsi bahwa korupsi berdampak cukup dahsyat. Sehingga pembentukan Pansel Pimpinan KPK dianggap sama dengan Pansel-Pansel yang lain.

"Ketiga, mungkin saja Pemerintah serba salah dalam mencari figur-figur yang cocok menurut selera pemerintah dan tidak menimbulkan polemik dalam masyarakat," katanya.[mr/viva]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...