26 May 2019

3 Terduga ISIS "Berangkat" ke Mabes Polri

Konfrontasi - Tiga warga negara Indonesia yang dideportasi dari Turki diantarkan ke Mabes Polri Jakarta oleh Polda Jawa Timur. Tiga orang tersebut adalah AA (50), MR (14) dan FS (51) yang diketahui masih satu keluarga.

"Dibawa Densus 88 ke Jakarta, pagi sehari setelah kita terima deportasinya dari Turki," kata Kapolda Jatim, Inspektur Jenderal Polilisi Anton Setiadji di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (15/1/2016).

Sebelumnya diketahui sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) pergi ke Turki dan diduga akan menyeberang ke Suriah. Kementerian Luar Negeri dan Kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Otoritas Turki untuk penahanan dan pemulangan sejumlah WNI tersebut.

Sempat berada di Surabaya, tiga orang yang dideportasi dari Turki kemudian dikirim ke Mabes Polri setelah terjadi ledakan bom bunuh diri di Sarinah, Jakarta yang diduga dilakukan oleh Jaringan Daulat Islamiyah (ISIS) tersebut.

"Kita hanya diminta bantuan, yang ngurus Densus 88," kata Anton.

Sementara Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi RP Argo Yuwono menjelaskan bahwa tiga WNI tersebut berangkat ke Istanbul, Turki pada Oktober 2015. Mereka lalu diamankan pihak berwenang karena diduga kedatangannya terkait dengan jaringan ISIS.

"Mereka mengaku ke Turki hanya berpesiar. Soal terlibat ISIS masih diselidiki," kata Argo. (vv/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...