23 February 2020

Tipu Daya Syetan Ketika Sakaratul Maut

Konfrontasi - Rasa sakit dan penderitaan bagi seseorang yang akan melepaskan nyawa dari jasadnya atau lebih dikenal dengan sebutan sakaratul maut merupakan akhir dari kehidupan dunia dan akan menjalani perjalanan hidup yang baru, yaitu perjalanan hidup sesudah mati. Seseorang yang sedang sakaratul maut akan merasakan atau mengalami kematian seperti seekor kambing yang di sayat-sayat kulitnya ketika masih hidup dan ada pula ketika sakaratul maut itu seperti dipukul-pukul dengan pedang seratus kali, serta adapula orang yang sakaratul maut itu tidak merasakan sakit sama sekali, seperti ketika para wanita yang melihat ketampanan nabi Yusuf as. mereka tidak merasakan jika jarinya sudah terpotong oleh pisau.

Dari bermacam bentuk sakaratul maut yang dialami seseorang itu yang lebih mengkhawatirkan adalah adanya tipu daya syetan ketika seseorang itu menghadapi sakaratul maut. Adapun tipu daya syetan ketika seseorang itu menghadapi sakaratul maut ada tujuh macam, yaitu :

1. Syetan itu datang untuk memperdayakan orang yang akan mati dengan barang-barang atau alat-alat yang disukai atau disenanginya, tujuan syetan berbuat demikian agar seseorang itu berkeinginan mengambilnya, tiba-tiba nyawanya berpisah dengan jasadnya.

2. Syetan akan datang kepada orang yang sakaratul maut dengan menyerupai yang ditakuti. Kemudian orang yang hampir mati itu mengambil senjata untuk melawan musuhnya, tiba-tiba ajalnya telah sampai.

3. Syetan datang menyerupai binatang jinak yang disukai orang yang akan hampir mati, berupa ayam atau burung atau lainnya. Maka orang yang akan mati itu ingin memberinya makan atau minum, lalu ajalnya telah tiba.

4. Syetan itu akan datang dengan menyerupai orang yang ia benci, lalu timbullah dalam pikiran orang yang hampir mati itu untuk melawannya, tetapi ajalnya telah sampai.

5. Syetan itu akan datang dengan menyerupai saudara sepupu yang telah lebih dahulu mati. Setan itu lalu membawa bermacam-macam penghibur yang disukai, supaya hati orang yang hampir mati itu menyimpang kepada sesuatu selain Allah Swt.

6. Syetan itu akan datang dengan menyerupai seorang ulama. Ia mengajarkan dan memberi petunjuk untuk menjatuhkan iktikad dan untuk membawa pada kesesatan dan kekafiran, tiba-tiba ajalnya sampai.

7. Syetan itu akan menipu orang yang hampir mati dengan membukakan bermacam-macam faham untuk menyesatkan jalan yang haq. Iktikad-iktikad yang dibawa syetan itu adalah iktikad dari 72 golongan yang sudah ditetapkan oleh Rasulullah saw.

Pada saat manusia mengalami sakaratul maut, manusia itu telah dihadapkan dengan untung dan rugi, antara surga dan neraka, antara azab dan rahmat. Pada waktu itu tidak berguna lagi harta dan anak istri, yang berguna adalah hati yang sejahtera, hati yang bersih, hati yang yang bercahaya yang daripadanya terdapat nur Allah, hati yang bermakrifat kepada Allah, dan hati yang senantiasa mengagungkan nama Allah, yaitu hati yang senantiasa ingat kepada Allah swt. (ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...