25 May 2017

Tetesan Air Mata Jembatan Surga

 

Konfrontasi – Air mata merupakan simbol atas beragam perasaan manusia. Momen kebahagiaan dan kesedihan mampu terwakili oleh aliran air mata.

Dalam sebuah penelitian di Jerman, air mata yang keluar karena percikan cabai atau bawang memiliki perbedaan dengan air mata yang meluap karena perasaan. Air mata kesedihan dan perasaan lainnya mengandung racun dan toksin.

Seseorang yang memiliki perasaan tertentu disarankan meluapkan air mata untuk menurunkan risiko penyakit lambung. Penelitian juga menyebutkan sikap kejujuran dan pengakuan kesalahan memberikan rasa lega dan nyaman.

Dari kacamata agama, air mata menjadi media makhluk untuk mencurahkan segala persoalan dunia pada Sang Maha Kuasa, Allah. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda ‘‘Ada mata yang diharamkan masuk neraka, yaitu mata yang tidak tidur semalaman dalam perjuangan fisabilillah dan mata yang menangis karena takut kepada Allah’’.

Kondisi tersebut banyak ditemukan dalam kehidupan para ulama dan sufi. Mereka menagisi hal-hal yang terjadi di sekitarnya tanpa mampu dimengerti orang lain. Al-Quran telah menyebutkan manusia seharusnya semakin banyak menagisi kesalahannya dan semakin sedikit tertawa. Tujuan utama anjuran ini adalah manusia menutup akhir hayatnya dengan senyuman di saat para keluarga menagisi amalannya.

Category: 

loading...


News Feed

Loading...