20 November 2018

Sukabumi Bangkitkan Gerakan "Magrib Mengaji"

KONFRONTASI-Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat, menempuh beragam cara untuk meningkatkan syiar keagamaan, keimanan serta ketakwaan umat Islam. Setelah menggerakan Salat Subuh berjamaah, kini di “Kota Santri” ini akan kembali ‘dibangkitkan’ Gerakan Magrib Mengaji.

Rencananya, terobosan yang diapresiasi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil itu akan dilaunching pada akhir bulan Oktober atau Nopember, tahun ini.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menuturkan, Gerakkan Magrib Mengaji ini, dulu biasa dilakukan dan menjadi budaya di kalangan umat Islam terutama anak-anak, setelah melaksanakan Salat Magrib menjelang Salat Isya di masjid. Namun saat ini, kebiasaan itu mengalami penurunan lantaran ada perubahan perilaku dan sikap di masyarakat.

“Makanya kami akan berupaya optimal membangkitkan dan menggencarkan kembali Gerakan Magrib Mengaji. Alhamdulillah, rencana Gerakan Magrib Mengaji ini disambut secara positif oleh Pak Gubernur,” terang Fahmi, Sabtu (27/10/2018).

Fahmi berharap, Gerakan Magrib Mengaji ini nantinya menjadi ikon Kota Sukabumi di Jawa Barat. Bukan sebatas seremonial, tapi bisa diwujudkan dan dilaksanakan oleh segenap umat Islam. Menurutnya, mengaji atau membaca Alquran bagi segenap umat Islam hukumnya wajib, serta harus mengerti maksud dan isi dari ayat-ayat atau surat yang dibaca.

“Alquran merupakan pedoman hidup bagi umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat. Ayat-ayat atau surat dalam Alquran merupakan petunjuk dan tuntunan hidup bagi segenap umat manusia ke jalan baik dan benar dalam berbagai bidang kehidupan. Ini sesuai dengan visi kami yakni Terwujudnya Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman dan Sejahtera,” tukasnya. [mr/poskt]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...